SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ilustrasi petir/Ist-The Independent
Harianjogja.com, JOGJA—BMKG secara rutin melakukan update cuaca termasuk wilayah Jogja dan sekitarnya. Beberapa wilayah di DIY diterpa hujan petir pada Rabu (20/11/2024).
Berdasarkan prakiraan BMKG dalam laman bmkg.go.id disebutkan hampir sebagian besar wilayah DIY di lima kabupaten dan kota diperkirakan cerah berawan dengan panas terik.
Berikut adalah prakiraan cuaca secara detail pada lima kabupaten dan kota :
Bantul
Pagi : Cerah Berawan, siang : cerah berawan, Sore : hujan petir, Malam : hujan ringan (suhu 23-33 derajat celcius).
Sleman
Pagi : Cerah Berawan, siang : hujan ringan, Sore : hujan sedang, Malam : hujan ringan (suhu 21-32 derajat celcius).
Kulonprogo
Pagi : Cerah Berawan, siang : hujan ringan, Sore : hujan petir, Malam : hujan ringan (suhu 23-33 derajat celcius).
Gunungkidul
Pagi : Cerah Berawan, siang : hujan ringan, Sore : hujan sedang, Malam : hujan ringan (suhu 23-33 derajat celcius).
Kota Jogja
Pagi : Cerah Berawan, siang : hujan petir, Sore : hujan sedang, Malam : hujan ringan (suhu 23-33 derajat celcius).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.