Kibarkan Bendera Palestina, Personel Massive Attack Diperiksa Polisi
Massive Attack mengaku ditahan dan diinterogasi di Singapura setelah mengibarkan bendera Palestina saat konser. Dua anggota juga dicekal masuk kembali.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul mulai mendistribusikan surat undangan pemungutan suara kepada warga yang terdaftar sebagai calon pemilih dalam Pilkada 2024.
Targetnya distribusi undangan kepada warga calon pemilih rampung diedarkan pada Minggu (24/11/2024), karena jadwal pemilihan Pilkada Bantul 2024 digelar Rabu (27/11/2024).
"Undangan pemberitahuan sudah kami distribusikan mulai kemarin, ke PPK kemudian ke PPS dan nanti akan langsung disampaikan kepada warga sesuai dengan nomor TPS untuk memilih. Karena kan paling lambat calon pemilih harus sudah mendapatkan undangan pada Minggu (24/11/2024)," kata Ketua KPU Bantul, Joko Santosa, Kamis (21/11/2024).
Joko mengungkapkan, telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada Bantul 2024, sebanyak 745.992 pemilih, beberapa waktu lalu.
Jumlah DPT tersebut lebih banyak dibandingkan DPT pada Pemilu 2024 yang mencapai 742.074 pemilih. Dari 745.992 pemilih, ungkap Joko, terdiri dari 365.457 laki-laki dan 380.535 perempuan. Adapun jumlah TPS di Bantul ada 1486 dan satu TPS lokasi khusus di Rutan Kelas II B Pajangan.
"Untuk kapanewon yang paling banyak pemilihnya ada di Kapanewon Banguntapan dengan 87.114 pemilih dan dilayani 175 TPS, Kasihan dengan 82.576 pemilih yang akan dilayani 165 TPS dan Sewon dengan 78.203 pemilih yang akan dilayani dengan 156 TPS," katanya.
Kadiv Perencanaan, Data dan Informasi, KPU Bantul, Arya Syailendra mengungkapkan, dari 745.992 pemilih yang tercatat sebagai DPT, ada 5.584 pemilih disabilitas. "Dan, kami memastikan 1487 TPS yang ada semua ramah disabilitas," katanya.
Ia menyatakan jika seluruh TPS dapat dilalui pemilih yang menggunakan kursi roda. Karenan KPU telah melakukan antisipasi dengan memberikan akses kursi roda untuk TPS yang letaknya ada tempat berundak. Selain itu, KPU juga menyediakan bilik dengan ketinggian khusus untuk pengguna kursi roda.
"Mereka juga akan mendapatkan prioritas tempat duduk dan didahulukan saat hendak memilih. Kami juga sediakan alat bantu. Lalu, saat hendak memilih mereka juga akan didampingi keluarga atau salah satu anggora KPPS," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Massive Attack mengaku ditahan dan diinterogasi di Singapura setelah mengibarkan bendera Palestina saat konser. Dua anggota juga dicekal masuk kembali.
Aura Kasih mengaku sudah memiliki kekasih dan membantah rumor terkait Ridwan Kamil. Sang pasangan disebut dekat dengan Arabella.
Melvyn Lorenzen menilai PSS Sleman memiliki tim kompetitif dan staf pelatih berkualitas setelah resmi bergabung dengan Super Elja.
Simak 4 tips membeli mobil bekas lewat lelang, mulai dari menentukan anggaran hingga menyiapkan kendaraan cadangan.
Googlebook Lenovo mulai terungkap ke publik. Laptop baru Google ini menggabungkan Android, Gemini AI, dan ChromeOS.
Justin Hubner memilih bertahan di Eropa setelah Fortuna Sittard menolak tawaran Persija Jakarta yang disebut bernilai jutaan.