Warga Kedungpoh Didorong Mampu Mengubah Sampah Jadi Penghasilan
Bedah buku ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan
Sejumlah narasumber hadir dalam Rembag Kaistimewan dengan judul Mengenal Prestasi Kalurahan di DIY yang digelar Paniradya Kaistimewan DIY, Kamis (28/11/2024)./Istimewa
JOGJA—Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui sejumlah kalurahannya. Hal ini diulas dalam agenda Rembag Kaistimewan dengan judul Mengenal Prestasi Kalurahan di DIY yang digelar Paniradya Kaistimewan DIY, Kamis (28/11/2024).
Kepala Subbidang Hubungan Antar Lembaga dan Penyebarluasan Informasi Paniradya Kaistimewan, Wita Ratri Dewi, mengatakan baru-baru ini dua kalurahan di DIY, yakni Wukirsari dan Purwosari, berhasil meraih prestasi tingkat nasional dan internasional.
Wukirsari masuk sebagai 55 desa wisata terbaik dunia versi UN Tourism 2024 sementara Purwosari meraih Juara 1 Lomba Desa Pangan Aman Regional Barat Tingkat Nasional.
Prestasi gemilang ini membuktikan keberhasilan kedua kalurahan dalam memberdayakan masyarakat dan mengoptimalkan potensi lokal.
Lurah Wukirsari, Susilo Hapsoro, mengungkapkan kalurahannya memiliki beragam potensi yang luar biasa. Dengan luas wilayah mencapai 1.500 hektare lebih, Wukirsari kaya akan sentra UMKM seperti batik, wayang, anyaman bambu hingga produk olahan seperti wedang uwuh dan teh gurah.
Selain itu, terdapat pula sentra tanaman serai dengan 12 produk variatif serta wisata edukasi batik dan wayang. “Wisatawan bisa belajar batik dan wayang dengan paket yang sangat terjangkau. Tingkat kunjungan wisatawan pun sangat tinggi, bahkan omzet tahun lalu mencapai lebih dari Rp2 miliar,” ujar Susilo, kemarin.
Keunggulan Wukirsari dalam bidang batik dan wayang inilah yang membuatnya berhasil meraih penghargaan dari UN Tourism. Ke depannya, Wukirsari bercita-cita menjadi desa yang hidup 24 jam dengan terus mengembangkan wilayah dan sumber daya manusianya.
Berbeda dengan Wukirsari, Purwosari fokus pada pengembangan sektor pertanian dan peternakan. Lurah Purwosari, Sri Murtini, menjelaskan kalurahannya memiliki potensi yang sangat besar di bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan.
Berkat konsistensinya dalam mengembangkan sektor pangan, Purwosari berhasil meraih Juara 1 Lomba Desa Pangan Aman Regional Barat Tingkat Nasional.
Prestasi ini menunjukkan Purwosari mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya secara mandiri dan bahkan memiliki surplus produksi. Prestasi yang diraih oleh Wukirsari dan Purwosari menjadi bukti dengan pengelolaan yang baik, setiap daerah memiliki potensi untuk berkembang dan maju.
Kedua kalurahan ini telah berhasil menunjukkan bagaimana cara memberdayakan masyarakat, mengoptimalkan potensi lokal, dan membangun kemandirian.(***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.