Trump Masih Buka Opsi Serang Iran, Diplomasi Timur Tengah Berlanjut
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.
Leptospirosis - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Warga Jogja diminta meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah penularan penyakit leptospirosis selama musim hujan.
"Sejak awal Januari sampai November 2024 kami mencatat tujuh kasus leptospirosis, dengan satu kasus meninggal dunia," kata Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Jogja Endang Sri Rahayu saat dikonfirmasi di Jogja, Rabu (4/12/2024).
Menurut Endang, Dinkes Kota Jogja tidak mencatat adanya lonjakan kasus penyakit yang ditularkan melalui air kencing tikus itu memasuki musim hujan ini. "Alhamdulillah tidak ada lonjakan," kata dia.
Meskipun demikian, dia mengingatkan masyarakat meningkatkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebab perantara penyakit seperti tikus yang membawa bakteri Leptospira berpotensi berkembang biak selama musim hujan.
Dia mengatakan PHBS di antaranya dapat diterapkan masyarakat dengan selalu mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas di tempat berisiko penularan leptospirosis.
Genangan air pascahujan, menurut dia, bisa berpotensi tercemar air kencing tikus sehingga menjadi faktor risiko paparan bakteri Leptospira.
Sampah, khususnya limbah makanan keluarga yang menumpuk disertai genangan air di lingkungan juga berpotensi memancing tikus pembawa bakteri Leptospira itu muncul. "Prinsipnya masyarakat melakukan PHBS, kasus leptospirosis bisa dikendalikan," ujar Endang.
Berdasarkan hasil survei tikus pada awal tahun 2024, Dinkes Kota Jogja menemukan tikus positif bakteri Leptospira di salah satu kecamatan.
Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Jogja Lana Unwanah menjelaskan leptospirosis bisa ditularkan melalui kencing tikus yang terinfeksi bakteri Leptospira.
Bakteri masuk melalui kulit yang lecet atau selaput lendir pada saat kontak dengan genangan air sungai, selokan, lumpur yang tercemar kencing tikus.
Dia menyebut sejumlah gejala tubuh yang terinfeksi leptospirosis antara lain berupa demam, nyeri kepala, nyeri otot, khususnya di daerah betis, paha, mata kuning, merah dan iritasi serta diare.
Jika mengalami gejala tersebut dan melakukan pekerjaan yang berisiko terpapar urine tikus, Lana meminta segera memeriksakan ke fasilitas pelayanan kesehatan atau puskesmas terdekat.
"Sampai saat ini (kasus leptospirosis) masih aman terkendali. Namun, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dan mencegah leptospirosis," ujar Lana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.
China perketat ekspor teknologi AI dan semikonduktor, ikuti langkah AS. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi rantai pasok dan harga gadget di Indonesia
JLR mengonfirmasi Land Rover Discovery Sport akan berhenti diproduksi pada Desember 2026 setelah 11 tahun beredar. Regulasi baru Uni Eropa dan penurunan penjual
Elon Musk mengaku terlalu jauh terjun ke dunia politik saat memimpin DOGE. Pengakuan itu disampaikan dalam wawancara terbaru bersama The Economist.
WhatsApp Web tidak bisa dibuka, gagal login, atau pesan tidak terkirim? Simak tujuh cara mudah mengatasi WhatsApp Web error agar kembali normal.
Lima wakil Indonesia memulai perjuangan di Taipei Open 2026. Sorotan tertuju pada debut pasangan baru Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu di sektor ganda cam