Sampah Visual di Jogja Harus Ditertibkan, Jangan Tunggu Laporan Warga
Penataan sampah visual di Jogja diminta dilakukan berkelanjutan. Sumbo Tinarbuko meminta penertiban reklame liar tak menunggu aduan warga.
Ilustrasi ramp check./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul telah menggelar beberapa kali ramp check atau uji kelayakan kendaraan wisata menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
Ramp check tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan wisatawan dalam berkendara selama libur akhir tahun ini.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Bantul, Toto Pamudji Rahardjo menyampaikan Dishub Bantul melakukan ramp check terhadap kendaraan wisata di beberapa Perusahan Otobus (PO) dan Terminal Parangtritis.
Dalam kegiatan tersebut ditemukan beberapa kendaraan yang tidak sesuai ketentuan. Beberapa kendaraan lampunya mati, SIM pengemudi dan STNK kendaraan tidak aktif.
Terhadap beberapa kendaraan tersebut, pihaknya telah meminta kepada sopir bus untuk diperbaiki. Kemudian terkait dengan kelengkapan administrasi bus yang tidak lengkap, maka supir bus diminta untuk mengurusnya pada hari yang sama ketika ramp check dilakukan.
“Kalau [kelengkapan kendaraan] tidak layak operasional [diminta] agar segera diganti. Sudah ada di petunjuk Kementerian Perhubungan, bagi kendaraan angkutan umum yang tidak layak pakai harus diberikan stiker berwarna merah,” ujarnya, Rabu (4/12/2024).
Stiker tersebut menandakan kendaraan tersebut dilarang untuk beroperasi. Hal itu karena kendaraan tersebut tidak memenuhi syarat teknis dan administrasi keselamatan berkendara.
Toto menilai kelayakan kendaran dan kru angkutan menjadi prioritas dalam berkendara. Menurutnya, kendaraan yang tidak dalam kondisi layak telah menjadi penyebab beberapa kecelakaan di Bantul. Itulah sebabnya dia mendorong agar supir dan PO bus dapat memastikan kelayakan kendaraannya secara berkala.
Dia juga meminta agar wisatawan memastikan keamanan kendaraan yang akan digunakan dengan mengecek uji kir kendaraan yang akan digunakan. Pengecekan status kendaraan tersebut dapat dilakukan secara mandiri melalui ponsel.
Pihaknya pun akan kembali menggelar ramp check kendaraan wisata beberapa hari mendatang. “Ini [ramp check] untuk memastikan kelayakan dan kelengkapan administrasi kendaraan menjelang libur Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Dia menuturkan pihaknya akan berjaga pada 24-25 Desember 2024 yang diperkirakan sebagai puncak arus mudik libur Natal dan Tahun Baru, dan 31 Desember-2 Januari 2025 yang diperkirakan sebagai puncak arus balik.
Sementara Kasatlantas Polres Bantul, AKP Satya Dhira Anggoro Arrya Nugraha menyampaikan ramp check tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan wisata layak jalan selama puncak libur akhir tahun. “Ini juga untuk mencegah kecelakaan saat kendaraan tersebut dioperasionalkan di jalan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penataan sampah visual di Jogja diminta dilakukan berkelanjutan. Sumbo Tinarbuko meminta penertiban reklame liar tak menunggu aduan warga.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk delapan posisi Asisten Manajer. Simak syarat, daftar formasi, dan jadwal penutupan pendaftaran.