Warmindo di Sleman Terbakar Usai Ledakan, 3 Pegawai Luka Bakar
Warmindo di Mlati Sleman terbakar diduga akibat kebocoran gas yang memicu ledakan. Tiga karyawan mengalami luka bakar.
Penjual es teh asal Magelang, Sunhaji yang ramai diperbincangkan di media sosial bertemu Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah di Ponpes Ora Aji, Purwomartani, Kalasan pada Rabu (4/12/2024)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Penjual es teh asal Magelang, Sunhaji yang ramai diperbincangkan di media sosial bertemu Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah di Ponpes Ora Aji, Purwomartani, Kalasan.
Dalam pertemuan ini, Gus Miftah mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada Sunhaji. Sementara pedagang es teh itu pun memaafkan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan itu setelah sempat diolok saat berdagang.
Miftah mengaku telah berkomunikasi dengan Sekretaris Kabinet dan mengakui kesalahannya. "Saya sudah berkomunikasi dengan Seskab bahwa saya memang salah dan saya harus mengakui salah dan minta maaf," kata Miftah di Ponpes Ora Aji, Rabu (4/12/2024).
Dalam kesempatan ini Miftah juga sempat mengucapkan terima kasih kepada warganet yang membuat kejadian ini menjadi viral.
Bagi Miftah kejadian ini menjadi hikmah untuknya agar lebih mawas diri dan banyak belajar. "Saya berterima kasih kepada warganet, gara-gara komentar mereka menjadi viral, hikmahnya bagi saya, saya bisa lebih banyak mawas diri, introspeksi dan banyak belajar," kata Miftah.
BACA JUGA: Pedagang Es Teh Korban Olok-Olok Gus Miftah Terima Modal Usaha dari Presiden
"Hikmah bagi mas Sunhaji bisa mendapatkan keberkahan dan diangkat derajatnya bagi Allah," ujarnya.
Kepada Sunhaji, Miftah menawarkan apakah mau berangkat umrah, mengingat sudah banyak yang menawari Sunhaji untuk umrah. "Kan katanya yang mau ngumrahin [Sunhaji] banyak, mau diumrahin sama orang lain apa diumrahin sama Abah [Gus Miftah], beliau ngersakke [ingin] diumrahin sama Abah saja," kata Miftah.
Bila Sunhaji berkenan, dia bersama keluarganya akan diberangkatkan umrah oleh Gus Miftah. "Jadi insyaallah beliau berangkat, Pak Sunhaji, istrinya, ibu mertuanya dan dua anaknya. Karena beliau pengin diumrahkan sama Abah, ya nanti saya umrahkan," ucap dia.
Selain itu Gus Miftah juga berencana menggelar pengajian di lokasi daerah Sunhaji tinggal di Banyusari, Grabag, Magelang.
Pengajian rencananya digelar pada 19 Desember nanti. "Jadi beliau itu tadi karena saya sowan kesana terus gantian beliau hadir ke sini kan, biasa kami di dunia pesantren apalagi beliau sebagai jemaah yang sering kesini," ucap dia.
Sunhaji mengatakan kedatangannya ke Ponpes Ora Aji yakni ingin bersilaturahmi dengan Gus Miftah. Dia juga mengaku talah memaafkan Gus Miftah. "Pertama silaturahmi yang kedua sudah saling maaf memaafkan jadi sudah tidak ada masalah," tegasnya.
Soal tawaran berangkat umrah bersama keluarganya, Sunhaji masih harus berembug dengan keluarganya. "Saya tidak bisa memberi keputusan sendiri," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warmindo di Mlati Sleman terbakar diduga akibat kebocoran gas yang memicu ledakan. Tiga karyawan mengalami luka bakar.
Tak punya paklaring? Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan tetap bisa diajukan dengan dokumen tertentu. Cek syarat dan cara klaimnya.
Terlalu banyak minum teh dapat memicu sejumlah keluhan. Simak 13 dampaknya, dari gangguan tidur hingga penyerapan zat besi.
1 Oktober 2026 memperingati sejumlah hari penting, dari Hari Kesaktian Pancasila, Hari Kopi Internasional, hingga Hari Lansia Internasional.
Prakiraan cuaca Jogja Kamis 1 Oktober 2026 mayoritas berawan. Cek suhu, kelembapan, dan kondisi cuaca tiap kecamatan.
BPBD DIY memperpanjang siaga darurat kekeringan hingga akhir November 2026 dan mengusulkan pembangunan sumur bor ke BNPB.