Lewat Buku, Warga Didorong Kritisi Kebijakan Dewan
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat guna mendorong masyarakat menyampaikan aspirasi berbasis data.
Ketua Komda Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI) DIY Hery Kristiyanto (kanan) dan Ketua Pelaksana, Moch. Arif Toto Rahardjo ketika menjelaskan rencana kegiatan HAKI, Rabu (4/12/2024). /Istimewa.
JOGJA—Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) saat ini masih membutuhkan waktu yang lama. Hal ini disebabkan oleh dokumen yang tidak standar, miskomunikasi, kurang pahamnya aturan hingga revisi berulang yang memakan waktu panjang.
"Banyak pihak termasuk pemilik proyek dan konsultan masih memandang PBG sebatas dokumen administrasi tanpa memahami pentingnya standar dan aturan," jelas Ketua Komda Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI) DIY Hery Kristiyanto, Rabu (4/12/2025).
Hery mengatakan, PBG menjadi langkah krusial dalam memastikan kualitas dan keselamatan bangunan. Untuk memperkuat pemahaman ini, HAKI Komda Provinsi DIY menggandeng praktisi, mahasiswa, dan akademisi akan menyelenggarakan Workshop dan Short Course Penyusunan Persetujuan Bangunan Gedung di Eastparc Hotel pada 10-12 Desember 2024. Selain pelatihan teknis, acara ini juga akan diramaikan dengan pameran material konstruksi dengan menghadirkan berbagai perusahaan besar di industri konstruksi.
Hery mengatakan, hambatan uatma dalam penyusunan PBG sebetulnya bisa diatasi melalui edukasi dan kolaborasi. " Kami ingin membantu para pelaku konstruksi memahami dan menerapkan standar secara lebih baik agar proses penyusunan dokumen PBG menjadi lebih cepat dan efisien. Kalau proses ini dilalui dengan benar maka PBG juga akan cepat selesai," jelasnya.
Ketua Pelaksana, Moch. Arif Toto Rahardjo mengatakan dengan mengacu pada regulasi yang ketat, PBG tidak hanya mencegah risiko kebakaran dan kerusakan struktural. "Tetapi juga mendukung pengembangan kota agar lebih teratur dan berkelanjutan," kata Moch Arif Toto Raharjo. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat guna mendorong masyarakat menyampaikan aspirasi berbasis data.
Raffi Ahmad meminta maaf setelah menghadiri acara Sumpah Pemuda Polda Metro Jaya yang menuai sorotan dan menjadi perbincangan warganet.
Pemda DIY memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk deteksi dini, pemerataan layanan, dan penghapusan stigma terhadap kesehatan jiwa.
Mentan Amran menyebut ketersediaan beras Indonesia mencapai 25 juta ton saat 33 negara menyiapkan persediaan pangan untuk kondisi darurat.
Jogja Photo Art Experience menghadirkan 168 karya dari 45 pameris dalam tujuh ruang instalasi seni di Jogja City Mall hingga 31 Desember 2026.
Calon penerima bansos 2027 perlu memiliki IKD aktif untuk daftar mandiri melalui Perlinsos Digital. Simak syarat dan cara aktivasi IKD.