Galian Drainase Mulai Muncul di Kotagede, Rp6 Miliar Digelontorkan
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.
Ilustrasi perbaikan Jalan Imogiri-Mangunan./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL—Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul mendorong Pemda DIY dan Pemkab Bantul untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di kawasan Jalan Imogiri-Mangunan. Langkah ini dinilai penting untuk menarik minat investasi di sektor pariwisata.
Ketua PHRI Bantul, Yohanes Hendra mengungkapkan bahwa penerangan jalan di kawasan tersebut masih minim. Padahal, sering kali ada event yang diselenggarakan pada malam hari di kawasan Mangunan. “Pemerintah harus mempertimbangkan aspek keamanan, kerawanan, dan risiko yang dihadapi pengunjung saat mereka pulang dari event malam hari di kawasan Mangunan,” ujar Hendra, Minggu (15/12/2024).
Selain penerangan jalan, Hendra juga menyoroti pentingnya aksesibilitas untuk kendaraan besar seperti bus. Menurutnya, jika bus tidak dapat mencapai kawasan tersebut, pemerintah perlu menyediakan opsi transportasi alternatif agar wisatawan tetap dapat mengakses destinasi tersebut dengan mudah.
Dia menekankan bahwa kondisi jalan di kawasan wisata tersebut harus berada dalam keadaan baik. "Kondisi jalan yang baik [mantap] akan mendorong minat investor untuk berinvestasi di sana," ujar dia.
Hendra juga menilai bahwa Pemkab Bantul dan Pemda DIY harus menjadikan aksesibilitas destinasi wisata sebagai prioritas utama untuk menarik investasi. Infrastruktur jalan yang memadai tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga mempercepat pertumbuhan usaha di sektor pariwisata. “Kalau aksesibilitas dan fasilitas umum tidak mendukung, investor tidak akan mau masuk,” tegas Hendra.
BACA JUGA: Genjot Wisatawan ke Mangunan, Akademisi UMY Berikan Saran Ini
Dia optimistis bahwa dengan adanya perbaikan infrastruktur, kawasan Mangunan dapat menjadi salah satu andalan dalam menarik kunjungan wisatawan dan meningkatkan potensi investasi di Bantul.
Sementara Kepala Seksi Promosi dan Informasi Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul, Markus Purnomo Adi menyampaikan jalan tersebut menjadi kewenangan Pemda DIY.
Itulah sebabnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang berwenang terhadap jalan tersebut. “Setiap ada masukan, kami sudah infokan ke OPD terkait,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.
Maestro seni rupa Nasirun meninggal dunia di RS AMC Muhammadiyah Jogja, Sabtu pagi. Jenazah akan dimakamkan di Makam Seniman Girisapto Imogiri.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian pada Sabtu 1 Agustus 2026 bervariasi. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru.
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.
Kemendag menyebut harga referensi dan HPE biji kakao naik tajam pada Agustus 2026 akibat gangguan pasokan dan dampak El Nino.
Ditjenpas memastikan video viral penggerebekan rumah dinas Kalapas Waingapu merupakan video lama pada 2024. RB telah dicopot dan diproses hukum.