PSS Sleman Kalah Dramatis di Final, Rekor Kandang Akhirnya Pecah
PSS Sleman gagal juara usai kalah adu penalti dari Garudayaksa. Rekor kandang pecah, fokus jadi evaluasi utama.
Suasana pertandingan PSS kontra PSIS di Stadion Manahan Solo pada Selasa (17/12/2024) malam./Istimewa-PSS
Harianjogja.com, SLEMAN—Setelah melewati empat laga tanpa kemenangan, PSS akhirnya sukses meraih tiga angka saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Manahan, Selasa (17/12/2024).
Gol kemenangan PSS dicetak top skor tim, Gustavo Tocantins pada menit ke-63 dari titik putih dan tendangan keras eks pemain Napoli, Nicolao Cardoso di menit ke-76. PSIS berupaya memperkecil ketertinggalan lewat gol Riyan Ardiansyah di menit ke-84. Akan tetapi skor 2-1 untuk kemenangan PSS bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Seusai laga, tak banyak yang diungkapkan Pelatih Kepala PSS Sleman, Mazola Junior selain rasa syukur dan suka cita.
Baginya, yang terpenting setelah pertandingan ini ialah hasil tiga poin yang diraih tim. Lebih-lebih Super Elja tak mendapatkan hasil maksimal di beberapa laga sebelumnya. "Itu penting sekali tiga poin ini. Kami sudah tiga pertandingan main dengan baik tapi belum dapat hasil maksimal," kata Mazola pada Selasa malam.
Meski melewati pekan berat usai bertemu tim tangguh seperti Persib hingga PSM, pemain masih bisa menampilkan permainan fantastis saat melawan PSIS Semarang. "Kami itu punya satu pekan susah buat kami, tapi pemain itu fantastis semua dan bisa itu [tampil] lebih baik lagi," ujarnya.
Tak hanya itu, kemenangan yang direngkuh Super Elja saat menjamu PSIS juga diwarani dengan banyaknya pemain yang tidak dapat dimainkan. Bermain di kandang, PSS hanya membawa 18 pemain karena sejumlah pemain yang masih cedera dan terkena akumulasi kartu.
"Kami itu punya banyak, masih berapa pemain masih di tim medis dan Kevin [Gomes] karena akumulasi tidak bisa main. Kami datang di pertandingan ini dengan 18 pemain dan empat pemain dari akademi," ungkapnya.
BACA JUGA: BRI Liga 1, Taklukkan PSIS 2-1, PSS Jauhi Zona Merah
Namun dengan skuad yang ada, PSS masih bisa meraih hasil positif saat berhadapan dengan Laskar Mahesa Jenar. Mengingat segala perjuangan pemain yang bekerja keras, Mazola mendedikasikan kemenangan ini untuk para pemainnya. "Hari ini saya mau memberi pemain saya dedikasi kemenangan ini tiga poin ini untuk pemain saya," tegasnya.
"Taktik, teknik saya tidak bicara itu untuk pertandingan ini, saya tidak mau komentar. Kemenagan ini dari pemain saya," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman gagal juara usai kalah adu penalti dari Garudayaksa. Rekor kandang pecah, fokus jadi evaluasi utama.
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Cuaca Jogja Sabtu ini berawan dengan potensi hujan lokal. BMKG ingatkan hujan bisa turun tiba-tiba siang–sore hari.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.