Tragis, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Pikap di Dlingo Bantul
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
GKR Hemas bersama Owner Raminten, Hamzah Sulaeman saat berkeliling meninjau produk oleh-oleh yang dijual di Olah Oleh Raminten yang terletak di Jalan Letjen Suprapto, Sabtu (21/12/2024) . /Harin Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA—Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) pembelian produk oleh-oleh dipusatkan perbelanjaan sudah mulai merasakan dampaknya. Salah satunya di pusat oleh-oleh Raminten yang terletak di Jalan Letjen Suprapto, Ngampilan, Kota Jogja.
Toko oleh-oleh yang buka 24 jam ini mulai dibuka perdana pada Sabtu (21/12/2024). Manajer Operasional Olah Oleh Raminten, Parji Ronowijoyo mengaku telah menyiapkan berbagai produk unggulan, terutama bakpia Raminten dan produk UMKM lainnya.
“Kami berharap dengan adanya pusat oleh-oleh 24 jam ini, wisatawan dapat dengan mudah menemukan oleh-oleh yang mereka inginkan,” ujar Parji.
BACA JUGA : Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Stok Tiwul Yu Tum Ditambah 3 Kali Lipat
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, Parji menjelaskan lonjakan penjualan oleh-oleh biasanya terjadi sepekan sebelum dan sesudah periode Nataru. “Wisatawan menjadi daya tarik utama peningkatan penjualan kami,” katanya.
Owner Raminten Hamzah Sulaeman berharap pusat oleh-oleh ini tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga memberikan kesejahteraan bagi para karyawan. Kehadiran GKR Hemas dalam pembukaan menjadi semangat tersendiri bagi Raminten.
"Momen kehadiran GKR Hemas sangat jarang, sehingga kami berharap dengan diresmikannya toko ini oleh beliau bisa semakin laris dan karyawan sejahtera," katanya.
GKR Hemas mengatakan keberadaan pusat oleh-oleh 24 jam dengan lokasi yang dipilih strategis, dekat dengan jalur lalu lintas utama sehingga akan memudahkan wisatawan untuk mengakses berbagai produk UMKM.
“Saya berharap ini tidak hanya menumbuhkan ekonomi Jogja, tetapi juga mendorong kesadaran wisatawan untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ujar GKR Hemas.
Ia menekankan pentingnya peran UMKM dalam mengembangkan ekonomi Jogja. Pusat oleh-oleh ini dapat menjadi pemicu bagi UMKM lainnya untuk meningkatkan kualitas produknya dan menjangkau pasar yang lebih luas.
BACA JUGA : Apam Akan Dijadikan Oleh-Oleh Khas Kampung Wisata Sosromenduran Jogja
"Jogja memang tujuan wisata yang digemari karena mudah dijangkau jadi harus terus berkembang, pusat oleh-oleh dengan buka selama 24 jam dan tempatnya juga strategis ini merupakan terobosan, karena memudahkan wisatawan bisa mendatanginya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.