Produktivitas Padi Bantul Tembus 10 Ton per Hektare dengan Tabela
Produktivitas padi di Bantul diklaim meningkat hingga lebih dari 10 ton per hektare dengan sistem tanam benih langsung atau Tabela.
Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA—Kondisi mahasiswi berinisial NH yang menjadi korban penyiraman air keras oleh mantan kekasihnya di kawasan Baciro, Gondokusuman, Kota Jogja disebut menunjukkan perkembangan positif.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan, saat dikonfirmasi pada Jumat (27/12/2024). Dia menjelaskan bahwa luka bakar yang dialami NH mayoritas terkonsentrasi di area wajah dan tangan.
Meski demikian, korban masih dapat berkomunikasi dengan baik meskipun dengan keterbatasan akibat luka yang dialaminya. "Saat ini, pasien menjalani perawatan khusus di ruang luka bakar. Tim medis kami terus berupaya memberikan penanganan terbaik agar luka-lukanya dapat segera pulih," ujar Banu.
Pihak rumah sakit juga mengonfirmasi bahwa orang tua NH telah berada di RSUP Dr Sardjito untuk mendampingi putri mereka selama menjalani perawatan. "Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar NH dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sedia kala," imbuh Banu.
Lebih lanjut, Banu menjelaskan bahwa tim medis saat ini fokus pada penanganan luka akibat bahan kimia yang mengenai tubuh NH. "Kami akan terus mengoptimalkan perawatan hingga kondisi pasien benar-benar stabil," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Seorang mahasiswi salah satu kampus di Jogja disiram air keras pada malam Natal, Selasa (24/12/2024).
Kejadian ini mengakibatkan luka di beberapa bagian tubuh korban. Polisi telah menangkap pelaku dan tengah mendalami kasus ini. Aparat Satreskrim Polresta Jogja pun telah menangkap dua laki-itu. Dari hasil pemeriksaan, kejadian ini dilandasi motif sakit hati.
BACA JUGA: Sakit Hati Korban Tak Mau Balikan, Pelaku Bayar Eksekutor Rp7 Juta untuk Siram Air Keras
Kasatreskrim Polresta Jogja, Kompol Probo Satrio menjelaskan kedua tersangka tersebut berinisial B sebagai otak kejahatan dan S sebagai eksekutor. “B merupakan mantan kekasih korban yang sudah berpacaran sejak 2021, tetapi putus pada Agustus 2024,” ujarnya, Kamis (26/12/2024).
B tidak terima atas keputusan ini, sehingga beberapa kali sering mendatangi kos korban, N, di wilayah Baciro, Gondokusuman, tetapi selalu ditolak oleh korban. Sebagai informasi, B dan N merupakan mahasiswa di Jogja yang berasal dari satu daerah yang sama. “Tetapi korban tetap tidak mau [balikan], akhirnya ada ancaman dari pelaku, intinya kalau mereka tidak bisa bersatu, kalau sakit ya sakit semua. Sama-sama merasakan, kalau hancur ya hancur semua,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produktivitas padi di Bantul diklaim meningkat hingga lebih dari 10 ton per hektare dengan sistem tanam benih langsung atau Tabela.
Film The Longest Wait tentang perjuangan Timnas Indonesia tayang 28 Oktober 2026. Simak trailer dan pesan Jay Idzes untuk suporter Garuda.
PSIM Jogja memecat Jean Paul van Gastel setelah empat kekalahan beruntun di Super League 2026/2027. Laskar Mataram kini berada di peringkat 16.
Rute jip wisata Gumuk Pasir Parangtritis dialihkan dari zona inti restorasi. Jalur baru menawarkan petualangan dan potensi agro wisata.
Simak informasi BSU 2026, perkiraan bantuan Rp900.000, kriteria penerima berdasarkan skema sebelumnya, dan cara mengecek status lewat JMO.
Motor MotoGP 2027 bermesin 850 cc dilaporkan mencatat waktu putaran mendekati motor 1000 cc. Ducati dan Aprilia menyoroti aspek keselamatan.