WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio (tengah); Pemerhati Transportasi, Darmaningtyas (kiri); dan Vice president Public Relation PT KAI, Ane Purba, saat ditemui media di Stasun Tugu Jogja, Sabtu (28/12/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Banyaknya masyarakat yang menggunakan kereta api sebagai moda transportasi dan Jogja yang masih menjadi destinasi favorit berimplikasi pada kemampuan kapasitas stasiun yang perlu ditingkatkan.
PT KAI mencatat selama periode Natal dan Tahun Baru, 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, kepadatan Stasiun Tugu Jogja mencapai 310.066 penumpang, dengan rata-rata kepadatan per hari 23.005 penumpang. Sedangkan Stasiun Lempuyangan kepadatannya 183.338 penumpang, dengan rata-rata kepadatan per hari 12.116 penumpang.
Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio, yang meninjau Stasiun Tugu Jogja dan Lempuyangan pada Sabtu (28/12/2024) menuturkan kemampuan Stasiun Tugu Jogja maupun Lempuyangan sudah tidak muat untuk mengakomodasi antusiasme masyarakat pada moda transportasi kereta.
“Kalau kami lihat hari ini padat sekali. Antara beautifikasi oleh PT KAI dan kemampuan stasiun tidak imbang. Karena ledakan penduduk tidak terkontrol, kapasitas stasiun harus dinaikkan,” katanya.
Untuk mengakomodasi hal itu, stasiun di Jogja menurutnya perlu dikembangkan lagi, baik ke area sekitarnya maupun ke atas. “Pengembangan dengan menggunakan Sultan Ground atau naik ke atas, seperti yang dilakukan di beberapa stasiun seperti Jatinegara, Manggarai,” ujarnya.
Maka para pihak terkait perlu duduk bersama untuk segera mengambil langkah, baik dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan maupun Sri Sultan HB X sebagai pemilik lahan.
“Supaya ke depan lebih nyaman. Karena memang jumlah orangnya besar dan kereta api menjadi favorit, sebagai moda transportasi yang sangat jarang kecelakaannya. Daripada naik bus, pesawat, cuaca sedang buruk juga, jadi pilihannya naik kereta api,” ungkapnya.
BACA JUGA: Selama Natal dan Tahun Baru, 18 Ribu Penumpang Kereta Api Turun di Jogja Setiap Hari
Pemerhati Transportasi, Darmaningtyas, menyoroti aksesibilitas stasiun dengan moda transportasi lainnya yang perlu diperbaiki. “Karena tidak semua stasiun di Jogja terkoneksi dengan layanan publik transportasi lainnya,” katanya.
Ia melihat keterbatasan lahan parkir menjadi salah satu persoalan stasiun. Maka, persoalan parkir bisa diminimalkan kalau ada layanan angkutan umum yang baik. “Karena itu kami mengimbau supaya Pemda DIY maupun Pemkot Jogja segera menata layanan angkutan umum,” katanya.
Ia berharap semua layanan bus Trans Jogja bisa lewat depan Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Tugu Jogja, sehingga mengurangi traffic kendaraan pribadi. Untuk mewujudkannya, diperlukan manajemen lalu lintas yang tepat.
Manajemen lalu lintas di depan stasiun yang saat ini dibuat searah menurutnya mempersulit integrasi transportasi publik ini.
“Sebaiknya dikembalikan seperti dulu. Jalan Pasar Kembang dan Lempuyangan kembali dua arah. Ini mempermudah kalau ada konektivitas dengan angkutan umum. Kalau satu arah seperti sekarang agak susah,” katanya.
Vice President Public Relation PT KAI, Ane Purba, pengembangan stasiun diperlukan karena Jogja ke depan masih terus menjadi tujuan favorit dengan berbagai destinasi wisata baru.
“Kami memprediksi jangka panjang Jogja akan ada peningkatan terkait peningkatan wisata di Jogja,” katanya.
Pengembangan stasiun akan dilakukan oleh Dirjen Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan. Namun pengembangan tersebut saat ini masih terus dikaji. “Nanti akan kami kaji dan sampaikan ke dirjen,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Emil Audero jadi kiper dengan penyelamatan terbanyak Serie A 2025/2026, ungguli David de Gea dan Mike Maignan.
Uji materi syarat ahli waris dalam pengusulan Pahlawan Nasional HB II diajukan ke MK karena dinilai hambat proses sejarah.
Universitas Oxford kembangkan vaksin Ebola Bundibugyo gunakan teknologi ChAdOx1. Simak proses riset, strategi produksi, dan metode vaksinasi yang akan diterapka
Kaspersky ungkap phishing baru menggunakan QR Code ASCII yang meningkat 5 kali lipat pada 2025 dan mampu menembus sistem keamanan email modern.
GMS Bantul fokus lengkapi izin rumah ibadah usai polemik pembubaran ibadah di Sewon. Pemkab tegaskan larangan intimidasi dan dorong penyelesaian sesuai aturan.