Lawan Iran Jadi Ujian Terakhir, Timnas Voli Putra Indonesia Kejar Tiket Perempat Final
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Ilustrasi hewan pengerat./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul mengklaim serangan tikus pada lahan pertanian di wilayahnya selama beberapa musim tanam terakhir turun dibanding sebelumnya. Bahkan, DKPP mengklaim jumlah hektare lahan pertanian yang terserang hama tikus tidak terlalu signifikan.
"Untuk luasannya tidak terlalu signifikan. Hanya ada di beberapa titik. Itu pun sudah teratasi dengan cepat oleh para petani. Baik melalui gerakan gropyok tikus di area persawahan maupun mengoptimalkan keberadaan rumah bagi burung hantu untuk membasmi tikus," kata Kepala DKPP Kabupaten Bantul Joko Waluyo, Senin (30/12/2024).
BACA JUGA: Petani Bantul Masih Kekurangan Ratusan Traktor, Ini Daerah yang Membutuhkan
Meski demikian, Joko enggan mengungkapkan berapa hektare lahan pertanian yang sejauh ini telah terserang tikus. Joko sendiri mengakui jika sampai saat ini ada beberapa titik yang terserang tikus, seperti Kapanewon Bantul dan Sedayu.
"Namun, jumlahnya tidak banyak. Karena langsung tertangani. Apalagi ini kan sudah tidak musim kemarau lagi," jelasnya.
Joko menyatakan, sejauh ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menekan dan mengantisipasi adanya kemungkinan serangan tikus. Di antaranya adalah membersihkan semak belukar dan gulma, membongkar lobang tikus, memperbaiki pematang, dan mengatur pola tanam.
"Serta pengendalian tikus baik melalui gropyokan maupun pengoptimalan rumah bagi burung hantu," jelasnya.
Di sisi lain, Joko justru menaruh perhatian lebih kepada kondisi cuaca ekstrem yang dipastikan bakal berdampak kepada target panen di 2025. Sebab, adanya cuaca ekstrem akan membuat mundurnya masa tanam di akhir 2024 yang baru bisa dimulai di awal 2025.
"Kalau target kami di 2025 nantinya Bantul bisa mencapai surplus beras hingga 50.000 ton. Kalau luasan padi yang berhasil panen target kami diatas 30.000 hektare," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21
KAI merespons penetapan tersangka masinis Argo Bromo Anggrek dan menindaklanjuti enam rekomendasi keselamatan dari KNKT.