11.090 Penerima PKH di Pekalongan Diminta Graduasi Mandiri, Ini Alasan
Pemkot Pekalongan mencatat 11.090 penerima PKH desil 1-4 dan mendorong warga yang sudah mampu melakukan graduasi mandiri.
Komisi III DPRD Kabupaten Kulonprogo meninjau lokasi sawah seluas 360 hektare yang terendam air di Kelurahan Srikayangan, Tuksono, dan Sukoreno akibat hujan deras dengan durasi lama mengguyur wilayah ini pada Rabu (1/1/2025) lalu./ Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO - Komisi III DPRD Kabupaten Kulonprogo meninjau lokasi sawah seluas 360 hektare yang terendam air di Kelurahan Srikayangan, Tuksono, dan Sukoreno akibat hujan deras dengan durasi lama mengguyur wilayah ini pada Rabu (1/1/2025) lalu.
Ketua Komisi III DPRD Kulonprogo Kartono di Kulonprogo, Kamis, mengatakan di Bulak Srikayangan, Gendingan, dan Tuksono dengan luasan lebih dari 360 hektare, setiap hujan deras dengan intensitas tinggi dipastikan terendam air.
"Untuk itu, kami mengharapkan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) melakukan normalisasi jaringan air di tiga kelurahan ini," kata dia.
Ia mengatakan sawah terendam disebabkan Kali Rowo Jembangan sudah tidak mampu menampung air, sehingga air meluap ke sawah. Untuk itu, perlu adanya normalisasi dari Jembatan Ngancar hingga hulu, yakni muara Sungai Progo.
Selain itu, Komisi III dalam peninjauan di lapangan mengusulkan normalisasi dari titik nol Rowo Jembangan Sukoreno karena terjadi sedimentasi dan normalisasi peningkatan tanggul.
"Normalisasi badan drainase, termasuk pemasangan talut supaya tanggul tidak longsor ke bawah," katanya.
Anggota Komisi III DPRD Kulonprogo Tukijan mengatakan normalisasi Rowo Jembangan hingga muara Sungai Progo melewati Gulurejo dan Ngentakrejo, Kapanewon (Kecamatan) Lendah.
"Kami berharap Pemkab Kulonprogo dan BBWSSO segera berkomunikasi untuk melakukan normalisasi," katanya.
Staf SDA DPUPKP Kulonprogo Teguh Widoarso mengatakan pihaknya akan segera membuat surat usulan ke BBWSSO sebagai tindak lanjut hasil peninjauan Komisi III DPRD Kulonprogo.
"Sesuai arahan Komisi III DPRD Kulonprogo, kami akan mengusulkan normalisasi drainase Rowo Jembangan ke arah muara Sungai Progo," katanya.
Ia mengatakan luapan air berdampak terhadap sawah yang ditanami padi seluas 300 hektare di Bulak Srikayangan dan Bulak Gendingan (Sukoreno) seluas 60 hektare, belum termasuk Bulak Tuksono seluas 60 hektare terendam air.
"Kami berupaya mengatasi masalah ini. Adanya peninjauan dari Komisi III DPRD Kulonprogo semoga dapat mempercepat normalisasi dari Rowo Jembangan sampai muara Sungai Progo," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkot Pekalongan mencatat 11.090 penerima PKH desil 1-4 dan mendorong warga yang sudah mampu melakukan graduasi mandiri.
Hyundai Ioniq 5 menjadi mobil listrik non-Tesla terlaris di Amerika Serikat pada semester pertama 2026 dengan penjualan mencapai 20.730 unit.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini Senin 6 Juli 2026 terpantau stabil. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru.
Atlético Madrid rekrut kiper sensasi Piala Dunia 2026, Vozinha, dengan nilai transfer Rp211 miliar. Kiper Tanjung Verde ini dikontrak hingga 2029.
Lewis Hamilton lolos dari penalti berat di GP Inggris 2026! Stewards hanya beri teguran untuk insiden bendera kuning. Podium ketiga tetap aman.
HP bisa lebih awet dan tetap kencang jika dirawat dengan benar. Simak cara sederhana menjaga baterai, performa, dan keamanan smartphone.