Petani Bantul Andalkan Sumur Bor Saat Kemarau Mulai Datang
Petani Bantul mulai mengandalkan sumur bor untuk mengairi sawah saat musim kemarau 2026 mulai berlangsung lebih kering.
Para anggota Kongregasi Oblat Maria Imakulata (OMI) bergambar bersama di lokasi proyek pembangunan Kapel Senyum Maria belum lama ini. Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebuah proyek monumental untuk membangun Kapel Maria dan Taman Doa terindah se-Jawa akan segera hadir di Wedomartani, Sleman, DIY.
Pembangunan ini diinisiasi oleh Kongregasi Oblat Maria Imakulata (OMI) dengan tujuan menciptakan ruang ibadah sakral dan taman refleksi yang menenangkan. Desain yang ikonik dan harmonis akan mengintegrasikan elemen spiritual dengan keindahan alam, menjadi simbol kesatuan antara keduanya.
Menurut Romo Widiatmoko OMI, Magister Novis OMI, proyek ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan fasilitas yang ada saat ini. "Kami ingin membangun gedung Pronavisiat baru yang lebih memadai, mengingat fasilitas yang ada saat ini masih meminjam gedung Skolastikat OMI," ungkap Romo Widi, Sabtu (4/1/2025).
Kapel yang akan dibangun diharapkan menjadi tempat ibadah yang nyaman untuk doa, adorasi, misa, penerimaan sakramen perkawinan, dan refleksi. Sedangkan taman yang akan dihadirkan bertujuan menciptakan suasana alami yang mendukung meditasi dan kedamaian.
Lebih dari sekadar ruang ibadah, proyek ini diharapkan menjadi yang terindah se-Jawa, menarik minat pengunjung dari berbagai daerah, para jemaah, hingga wisatawan. "Fasilitas penting seperti kapel dan taman dirancang sebagai ruang spiritual yang sakral dan terbuka tidak hanya bagi calon Imam dan Bruder tetapi bagi publik," jelasnya.
Untuk mendukung realisasi proyek ini, OMI membuka sayembara desain Kapel dan Taman Gedung Pranovisiat OMI khusus bagi mahasiswa Fakultas Arsitektur Universitas Atmajaya Yogyakarta (UAJY).
"Kami mengundang mahasiswa Arsitektur UAJY untuk ikut serta dalam sayembara ini. Kami berharap mereka dapat menuangkan kreativitas dan visi arsitektural mereka untuk menciptakan ruang yang penuh makna dan kedamaian," ujar Romo Widi.
Sayembara ini akan melibatkan tiga juri, yaitu Romo Widiatmoko OMI; dosen Arsitektur UAJY, Sinta Dewi, dan Panitia Pembangunan Pranovisiat OMI Jogja, Prof. Henricus Priyosulistyo.
Pendaftaran sayembara desain dibuka secara gratis untuk mahasiswa aktif Prodi Arsitektur UAJY dari semua strata (S1, S2, S3) maupun PPArs. Pendaftaran dimulai pada 31 Desember 2024 dan ditutup pada 15 Februari 2025. Selanjutnya, sesi penjelasan pada 15 Januari 2025.
Para peserta diharapkan mengumpulkan karya mereka antara 16 Januari hingga 20 Februari 2025 dan proses penjurian tertutup akan dilakukan pada 23 Februari 2025. Pengumuman TOP 5 & 15 akan disampaikan pada 5 Maret 2025, dan sayembara akan ditutup dengan presentasi finalis pada 14 Maret 2025. Pemenang sayembara akan mendapatkan penghargaan dan total hadiah sebesar Rp11.500.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petani Bantul mulai mengandalkan sumur bor untuk mengairi sawah saat musim kemarau 2026 mulai berlangsung lebih kering.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.