Survei SPPG Bantul Dimulai Akhir September, MBG Dipantau Ketat
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Ilustrasi menu makan bergizi gratis. - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedianya dilaksanakan serentak hari ini Senin (6/1/2025) di seluruh Indonesia belum terealisasi di Kabupaten Gunungkidul. Padahal, program ini telah digadang-gadang sebagai solusi untuk meningkatkan gizi anak sekolah.
Menurut perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunungkidul, Hyndun Astry pihaknya masih dalam tahap persiapan untuk melaksanakan program itu “Ada beberapa hal yang harus dibenahi, seperti syarat yang harus dilengkapi dan juga infrastruktur serta sarana dan prasarana lainnya,” ungkapnya.
SPPG Gunungkidul saat ini tengah fokus pada renovasi dapur sebagai salah satu syarat penting dalam pelaksanaan MBG. “Dapur merupakan bagian vital dalam penyediaan makanan bergizi bagi siswa,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengungkapkan kendala utama belum dilaksanakannya program ini adalah karena kesiapan petugas. “Kemarin kami sudah melakukan pengecekan ke lokasi SPPG dan memang belum siap,” ujarnya.
Nunuk menjelaskanpihaknya belum dapat memastikan kapan MBG akan dimulai di Gunungkidul. “Rencananya hari ini akan dimulai, tapi karena kendala tersebut, pelaksanaan harus ditunda,” terangnya.
BACA JUGA : Program Makan Bergizi Gratis Dimulai Hari Ini, Begini Teknis MBG di Pesantren Bantul
Pihak SPPG Gunungkidul dan Dinas Pendidikan setempat berkomitmen untuk segera menyelesaikan segala persiapan yang diperlukan. Mereka berharap MBG dapat segera dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi seluruh siswa di Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21