Pemkab Sleman Lengkapi Syarat Revitalisasi Stadion Tridadi ke Pusat
Pemkab Sleman masih melengkapi syarat administrasi revitalisasi Stadion Tridadi, termasuk legalitas lahan, sebelum diajukan ke Pemerintah Pusat.
Sekretaris Disdik Sleman, Sri Adi Marsanto./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman mengalokasikan Rp20 miliar dari APBD 2025 untuk perbaikan infrastruktur fisik gedung sekolah pada 2025. Total ada 124 satuan pendidikan/ sekolah yang menjadi sasaran perbaikan.
Sekretaris Disdik Sleman, Sri Adi Marsanto mengatakan 124 satuan pendidikan tersebut merentang dari PAUD/TK dengan tujuh titik, Sekolah Dasar (SD) 69 titik, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 48 titik. Dari jumlah itu, 18 sekolah merupakan swasta dan sisanya negeri.
Mengenai alokasi anggaran, kata dia, Rp20 miliar masih kurang. Sebab itu, Dinas membuat skala prioritas perbaikan gedung. “Atap ruang kelas kan ada struktur atau rangka atap, penutup, dan plafon. Kalau rusak itu kami perbaiki dulu agar tidak membahayakan keselamatan siswa,” kata Adi ditemui di kantornya, Senin (6/1/2024).
Adi menambahkan anggaran perbaikan infrastruktur fisik juga bersumber dari APBN Dana Alokasi Khusus dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Hanya, porsi anggaran tersebut cenderung kecil.
Pemerintah Pusat juga akan memberi bantuan anggaran perbaikan infrastruktur fisik ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman di pertengahan 2025.
BACA JUGA: Perbaikan Sekolah Rusak, Pemkab Bantul Siapkan Alokasi Belanja Tak Terduga
Adi menegaskan Dinas tidak memiliki anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). Apabila ada kejadian kebencanaan terjadi dan berdampak pada kerusakan infrastruktur, Dinas tidak dapat melakukan penanganan langsung. “Tidak ada anggarannya. Kami hanya bisa komunikasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah,” katanya.
Adapun jumlah satuan pendidikan jenjang SD di Bumi Sembada ada 511 sekolah dengan 374 negeri dan sisanya swasta. Lalu jenjang SMP ada 122 dengan 54 negeri dan sisanya swasta.
Kemudian, jenjang TK ada lebih dari 505 sekolah dengan lima negeri dan sisanya swasta. PADU justru lebih banyak ada sekitar 1.200 sekolah.
Kepala Disdik Sleman, Ery Widaryana menegaskan program pelayanan pendidikan bagi masyarakat merupakan prioritas utama Dinas Pendidikan. Program tersebut mencakup perbaikan infrastruktur fisik dan bantuan beasiswa pendidikan. “Tahun lalu, ada cukup banyak sekolah yang telah kami perbaiki. Tahun ini, sekolah yang mendesak diperbaiki kami jadikan prioritas,” kata Widaryana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman masih melengkapi syarat administrasi revitalisasi Stadion Tridadi, termasuk legalitas lahan, sebelum diajukan ke Pemerintah Pusat.
Samsung One UI 9 menerapkan aturan baru. Salah memasukkan PIN, pola, atau password hingga 13 kali dapat membuat HP Galaxy terkunci dan harus factory reset.
Formula 1 resmi kembali ke Sepang. Malaysia akan menjadi tuan rumah GP Bahrain 2026 pada 2–4 Oktober setelah balapan dipindahkan dari Timur Tengah.
Joshua Baker ikut menjadi sorotan setelah Mitchell Baker bersinar bersama Timnas Indonesia. Simak profil, keturunan Indonesia, dan perjalanan karier adik Mitche
Nepal perketat syarat pendakian Everest: wajib pengalaman mendaki gunung di Nepal dan sertifikat medis. Simak usulan aturan baru dalam RUU Pariwisata!
China mulai produksi massal mesin litografi DUV sendiri untuk chip canggih. Ini langkah mandiri di tengah pembatasan ekspor AS dan Eropa.