Perpusda Baru Sleman Masih Menunggu Lampu Hijau Anggaran
Pemkab Sleman masih mengupayakan pembangunan gedung baru Perpusda masuk APBD 2027. Proyek sekitar Rp30 miliar itu menunggu kepastian anggaran.
Ilustrasi menu makan bergizi gratis. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sleman yang semula akan digelar Senin (6/1/2024) ditunda. Hal ini disampaikan oleh Komandan Kodim 0732/ Sleman, Letkol Inf Mohammad Zainollah.
“Senin 6 Januari seharusnya ada pelaksanaan MBG. Tetapi sesuai arahan terakhir melalui forum zoom meeting dengan Deputi, Direktur, dan Kepala Biro BGN ditunda. Selanjutnya menunggu arahan dari Pusat,” kata Zainollah dihubungi, Senin (6/1/2025).
BGN juga bekerja sama dengan CV. Royal Palm Kalasan untuk menyediakan makanan dalam program MBG. Ada tiga sasaran distribusi makanan dari CV. Royal Palm, yaitu SDN Potrojayan 3 Kalasan, SDN Pelemsari Prambanan, dan SD Kanisius Kalasan.
Zainollah menambahkan Kodim 0732/Sleman sebagai pemangku kewilayahan tidak dapat melakukan intervensi pelaksanaan MBG.
Adapun dapur yang didirikan Kodim 0732/Sleman sudah siap. Hanya saja lantaran ada pergantian yayasan, maka distribusi anggaran mengalami penyesuaian. Distribusi anggaran harus melalui yayasan terlebih dulu, lalu ke kepala dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dapur yang berada di Seturan, kata dia, akan beroperasi setidaknya Senin (13/1/2025). Sementara pengamatan Harianjogja.com di lapangan, CV. Royal Palm sepi aktivitas. Tidak ada pihak CV yang dapat memberikan statemen ihwal kerja sama tersebut. Begitu juga dengan situasi di SD Potrojayan 3 Kalasan dan SDN Pelemsari Prambanan yang tampak lengang.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman, Sri Adi Marsanto mengatakan pihaknya belum mendapat informasi sekolah sasaran pelaksanaan MBG pada Senin (6/1/2025). Dinas tidak dapat memberikan banyak statemen ihwal pelaksanaan MBG, karena mereka merupakan penerima/sasaran program.
Adi menambahkan SPPG di Sleman juga baru terbentuk satu yang berada di selatan perempatan Kentungan. Satu SPPG akan mengampu pembuatan sekitar 3.000 pax makanan.
Apabila melihat jumlah siswa TK/PAUD, SD, dan SMP sekitar 160.000 dan dengan asumsi 3.000 pax, maka perlu sekitar 55 SPPG. Padahal ada sekolah yang berada di bawah kewenangan Kementerian Agama. Ada ibu hamil dan lansia juga. “Jadi bisa perlu ratusan SPPG,” kata Adi.
Mendasarkan pada geospatial pelayanan UPMB Kodim 0732/Sleman, ada 21 satuan pendidikan baik TK, SD, maupun SMP dengan jarak paling dekat 500 meter dan paling jauh 3 kilometer (km).
SD tersebut antara lain SD Catur Tunggal 1, SMPN 5 Depok, SDN Deresan, TK Al Itihat, TK Dharma Bhakti, SD Purwosari, TK Bina Taruna, TK Al Qutwah, SDIT Yabunaya, TK Amal Kartini, TK Among Siwi Kartini, SD Sinduadi Timur, SD Pogung Kidul, SD Caturtunggal 3, SD Karangwuni, SMK Muhamadiyah Sleman, SMP Muhamdiyah 2 Mlati, TK ABA Sono, SD Condong Catur, SD Kentungan, dan TK Kartika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman masih mengupayakan pembangunan gedung baru Perpusda masuk APBD 2027. Proyek sekitar Rp30 miliar itu menunggu kepastian anggaran.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.