WJNC 2026 Diperpanjang hingga Titik Nol, Target 60.000 Pengunjung
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.
Ilustrasi pekerja pabrik garmen./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul mencatat tenaga kerja yang terserap di sektor industri garmen tahun 2024 mencapai ribuan orang. Industri garmen menjadi sektor tertinggi yang menyerap tenaga kerja di Bantul tahun 2024.
Pengantar Kerja Pertama, Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi, Disnakertrans Bantul, Rahadian Aditya Maulana menuturkan sepanjang tahun 2024, serapan tenaga kerja mencapai 4.665 orang. Dari serapan tenaga kerja tersebut, 50% diantaranya terserap di industri garmen.
BACA JUGA : Impor Baju Bekas Disebut Bikin Bos Garmen di Solo Menjerit
"Sektor industri ini [garmen] paling banyak menyerap tenaga kerja di Bantul tahun 2024," katanya, Kamis (9/1/2025).
Rahadian menyebut, tingginya serapan di sektor industri garmen tersebut mendorong target serapan tenaga kerja tahun 2024 sebesar 2.700 orang tercapai. Disnakertrans Bantul selama ini bekerjasama dengan beberapa perusahaan garmen yang ada di Bantul. Dari situ, pihaknya berupaya menjembatani informasi mengenai lowongan pekerjaan, dan seleksi untuk mengisi lowongan pekerjaan tersebut. “Beberapa proses seleksi juga dilakukan di Disnakertrans [Bantul],” ujarnya.
Selain itu, Disnakertrans Bantul juga menggelar job fair pada pertengahan tahun 2024. Dari situ, ratusan orang berhasil terserap di dunia kerja. Disnakertrans Bantul menargetkan serapan tenaga kerja tahun 2025 meningkat menjadi 3.000 orang. Dia pun optimis target tersebut akan tercapai dengan realisasi capaian serapan tenaga kerja tahun 2024.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi, Disnakertrans Bantul, Rumiyati menuturkan pihaknya akan menggelar beberapa pelatihan kerja untuk menunjang agar target serapan tenaga kerja tahun 2025 dapat tercapai. “Tahun ini kita ada beberapa pelatihan yang dapat langsung diakses oleh pekerja,” katanya.
Pihaknya bersama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di wilayah Bantul. Beberapa pelatihan yang akan digelar antara lain, pelatihan bahasa. Dia berharap pelatihan tersebut akan meningkatkan kemampuan tenaga kerja, sehingga peluang mereka diterima di dunia kerja semakin luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.
BPS mencatat inflasi Indonesia September 2026 sebesar 0,3% secara bulanan dan 3,28% secara tahunan, dengan cabai jadi pemicu utama.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.
Prediksi susunan pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh. John Herdman berpeluang memakai 3-4-3 untuk mengejar kemenangan dengan selisih gol.
Harta Listyo Sigit dalam LHKPN 2025 mencapai Rp15,34 miliar. Simak rincian tanah, kendaraan, kas, harta bergerak, dan utangnya.