Kelok 23 Dibuka, DPRD Minta Pemkab Bantul Kembangkan Destinasi Wisata di Luar Pansela
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
Perayaan Hari Anak Nasional. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jogja menggelar kegiatan positif yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara anak binaan dan keluarga mereka. Melalui kegiatan kunjungan tatap muka, LPKA berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses pembinaan dan rehabilitasi anak.
Kegiatan yang berlangsung di Aula KH Agus Salim lapas setempat ini ini dihadiri oleh seluruh anak binaan beserta orang tua atau wali mereka. Anak binaan diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan keluarga. Momen berharga ini diharapkan dapat memberikan dukungan emosional yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak selama menjalani masa pembinaan.
BACA JUGA: Gunungkidul Targetkan Kunjungan 3,5 Juta Wisatawan pada 2025
Kepala LPKA Kelas II Jogja, Sigit Sudarmono mengungkapkan pentingnya kegiatan ini dalam mendukung proses pembinaan. "Kunjungan tatap muka ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik bagi anak binaan. Kami percaya bahwa dukungan keluarga sangatlah penting dalam membantu anak-anak untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Sigit, Jumat (10/1/2025).
Lebih lanjut, Sigit menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi antara LPKA dengan keluarga anak binaan. "Kami ingin membangun hubungan yang saling percaya dan mendukung dengan keluarga. Dengan begitu, kami dapat bekerja sama secara optimal dalam membina anak-anak," imbuhnya.
Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan tatap muka ini berjalan dengan lancar dan tertib. LPKA telah menyiapkan berbagai persiapan yang matang, termasuk penyediaan fasilitas yang nyaman dan aman bagi peserta. Selain itu, kegiatan ini juga dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, sehingga dapat menjamin keamanan dan kenyamanan semua pihak.
LPKA berharap kegiatan kunjungan tatap muka ini dapat menjadi agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala. "Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas program pembinaan yang kami berikan. Dengan dukungan dari semua pihak, kami yakin anak-anak binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif dan bertanggung jawab," pungkas Sigit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.
Lomba Ayam Bekisar Piala Jogja Istimewa ke-3 diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah dan mengangkat pelestarian budaya serta satwa.