Pria Bersenjata Parang Ngamuk di Pleret Bantul, Satu Warga Terluka
Aksi penganiayaan di Pleret Bantul membuat seorang warga terluka akibat sabetan parang. Pelaku berhasil diamankan polisi beberapa jam setelah kejadian.
Perayaan Hari Anak Nasional. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jogja menggelar kegiatan positif yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara anak binaan dan keluarga mereka. Melalui kegiatan kunjungan tatap muka, LPKA berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses pembinaan dan rehabilitasi anak.
Kegiatan yang berlangsung di Aula KH Agus Salim lapas setempat ini ini dihadiri oleh seluruh anak binaan beserta orang tua atau wali mereka. Anak binaan diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan keluarga. Momen berharga ini diharapkan dapat memberikan dukungan emosional yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak selama menjalani masa pembinaan.
BACA JUGA: Gunungkidul Targetkan Kunjungan 3,5 Juta Wisatawan pada 2025
Kepala LPKA Kelas II Jogja, Sigit Sudarmono mengungkapkan pentingnya kegiatan ini dalam mendukung proses pembinaan. "Kunjungan tatap muka ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik bagi anak binaan. Kami percaya bahwa dukungan keluarga sangatlah penting dalam membantu anak-anak untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Sigit, Jumat (10/1/2025).
Lebih lanjut, Sigit menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi antara LPKA dengan keluarga anak binaan. "Kami ingin membangun hubungan yang saling percaya dan mendukung dengan keluarga. Dengan begitu, kami dapat bekerja sama secara optimal dalam membina anak-anak," imbuhnya.
Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan tatap muka ini berjalan dengan lancar dan tertib. LPKA telah menyiapkan berbagai persiapan yang matang, termasuk penyediaan fasilitas yang nyaman dan aman bagi peserta. Selain itu, kegiatan ini juga dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, sehingga dapat menjamin keamanan dan kenyamanan semua pihak.
LPKA berharap kegiatan kunjungan tatap muka ini dapat menjadi agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala. "Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas program pembinaan yang kami berikan. Dengan dukungan dari semua pihak, kami yakin anak-anak binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif dan bertanggung jawab," pungkas Sigit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aksi penganiayaan di Pleret Bantul membuat seorang warga terluka akibat sabetan parang. Pelaku berhasil diamankan polisi beberapa jam setelah kejadian.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.