Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi petir di tengah cuaca ekstrem./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengeluarkan peringatan terkait potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi selama tiga hari ke depan dari 20-23 Januari 2025 di wilayah DIY.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono mengatakan berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengidentifikasi terdapat siklon tropis Sean di Samudra Hindia sebelah Barat Australia yang membentuk wilayah belokkan angin (shearline) dan pertemuan angin (konvergensi) di Pulau Jawa termasuk wilayah DIY.
Kelembaban udara wilayah DIY pada ketinggian 1.5 - 3.0 km (level 850 - 700 mb) yang cukup basah sebesar 70 - 95 %, sehingga berpotensi terjadi pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY.
“Hangatnya suhu permukaan air laut di sekitar perairan Jawa menunjukkan adanya potensi penambahan massa uap air yang dapat meningkatkan aktivitas pertumbuhan awan hujan,” kata Warjono dalam siaran tertulisnya, Senin (20/1/2025).
Dari hasil analisis atmosfer tersebut, kata Warjono, maka BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta memprakirakan cuaca di wilayah DIY periode 20 januari 2025 potensi hujan sedang - lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Sleman, Kota Jogja, Kulonprogo bagian Selatan, Bantul bagian Selatan dan Gunungkidul bagian Selatan.
BACA JUGA: Sejumlah Wilayah di Indonesia Hari Ini Hujan, Termasuk di Jogja
Sementara tanggal 21 Januari 2025, potensi hujan sedang - lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Sleman, Kota Jogja, Kulonprogo bagian Selatan, Bantul bagian Selatan, dan Gunungkidul.
Tanggal 22 Januari 2025 potensi hujan sedang - lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Sleman bagian Utara, Kulonprogo Selatan, Bantul bagian Selatan, dan Gunungkidul bagian Selatan.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. “Masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode tiga hari ke depan yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, puting beliung, pohon tumbang dan sambaran petir terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Juventus terancam gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 0-2 dari Fiorentina dan turun ke posisi keenam klasemen Serie A.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat