Santri di Sleman Bisa Daftar SPMB Jalur Domisili Wilayah
SPMB Sleman 2026 jalur Domisili Wilayah beri kemudahan bagi santri dan anak panti asuhan untuk mendaftar sekolah. Simak syarat dan jadwal lengkapnya.
Petugas BPBD Sleman sedang meninjau lokasi talut jalan yang ambrol di Padukuhan Tegalsari, Kalurahan Tirtomartani, Kalasan, Sleman, Rabu (29/1/2025)./Istimewa-BPBD Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan deras yang melanda di Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, pada Rabu (29/1/2025), menyebabkan talut salah satu ruas jalan di Padukuhan Tegalsari, Kalurahan Tirtomartani ambrol. Apabila tidak segera ditangani, material ruas jalan tersebut dapat tergerus air dan menimpa rumah di bawahnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Bambang Kuntoro mengatakan cuaca buruk hidrometeorologi menyebabkan dampak terhadap bangunan dan keselamatan masyarakat.
Di RT 03, RW 37, Padukuhan Tegalsari ada talut ambrol. Talut tersebut menahan badan jalan selebar 4 meter. “Kejadiannya Rabu pukul 13.00 WIB. Laporan masuk ke BPBD Sleman sekitar pukul 20.30 WIB melalui pesan whatsapp,” kata Bambang, Kamis (30/1/2025).
Bambang menambahkan talut tersebut tidak kuat menahan beban air akibat hujan deras dengan durasi yang lama. Talut tersebut memiliki ukuran panjang 10 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi 4 meter.
Akibat kejadian tersebut, kendaraan roda empat tidak dapat melintas. Selain itu, ada rumah di bawah ambrolan tersebut sekitar lima meter. “Belum bisa kami sampaikan tindak lanjutnya. Harus ada asesmen dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman. Setelah diasesmen nanti sementara kami terpal dulu,” katanya.
BACA JUGA: Hujan Deras, Tembok Talut Ambrol dan Air Melimpas di Lereng Merapi
Kepala Seksi Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Bob Librianto mengatakan pihaknya telah mengetahui ambrolnya talut tersebut. Personel Dishub juga tergabung dalam Posko Siaga Hidrometeorologi bersama BPBD. “Semalam personel kami sudah monitor. Sementara belum ada arahan. Coba nanti saya cek lagi dengan tim siaga di BPBD. Sementara sudah ada police line,” kata Bob.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan mengimbau agar masyarakat terus memantau informasi cuaca dari BMKG. Informasi tersebut dapat masyarakat gunakan untuk membuat prediksi dan persiapan tertentu ketika beraktivitas di luar rumah.
Dia juga menyarankan agar masyarakat menunda perjalanan apabila situasi hujan deras, utamanya melintas di ruas-ruas jalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Sleman 2026 jalur Domisili Wilayah beri kemudahan bagi santri dan anak panti asuhan untuk mendaftar sekolah. Simak syarat dan jadwal lengkapnya.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.
DPRD Kota Jogja siapkan Raperda Kota Layak Anak dengan melibatkan polisi untuk menangani kenakalan remaja dan kriminalitas anak.
WNA Brunei tewas di Blok M ternyata sempat menginap bersama pelaku di Jakarta Selatan sebelum penganiayaan maut terjadi.