Seskab Teddy Borong 35 Sapi Jumbo Boyolali untuk Kurban
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.
Peta Kulonprogo - ist/Reasearch Gate
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo memprioritaskan lima program strategis untuk mendukung pembangunan nasional.
Penjabat Bupati Kulonprogo Srie Nurkyatsiwi menyatakan terdapat lima program strategis yang disiapkan di wilayah tersebut. Kelima program prioritas daerah, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, optimalisasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Selain itu, pemberdayaan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan dan pengembangan kawasan aerotropolis (konsep pengembangan Wilayah Berbasis Bandara), serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
BACA JUGA: DPRD Kulonprogo Apresiasi LKPJ Pejabat Bupati, Minta Pembangunan Ditingkatkan
"Untuk mencapai hal ini (target pertumbuhan ekonomi), presiden juga mengarahkan untuk menumbuhkan sektor primer dan sektor sekunder dengan cara mengoptimalkan sektor pertanian dan industri. Sesuai arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kulon telah menetapkan tema pembangunan yang selaras dan siap untuk ikut berperan serta dalam pembangunan nasional," kata Siwi, Senin (3/2/2025).
Ia mengatakan berdasarkan isu-isu strategis dan arahan dari presiden, serta mendorong pencapaian indikator kinerja daerah sebagai ukuran keberhasilan pembangunan daerah pada Rancangan Awal RKPD Kabupaten Kulon Progo 2026, maka dirumuskan lima program prioritas daerah.
"Pembangunan di Kulon Progo harus fokus pada lima program prioritas di atas," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa mengingat kemampuan keuangan daerah tersebut yang terbatas, maka agar seluruh komponen pemangku kepentingan daerah menjalankan program tersebut secara efektif, efisien dan bisa berkolaborasi dengan baik.
Sedangkan proyeksi pendapatan daerah Kabupaten Kulonprogo untuk 2026 adalah Rp1,33 triliun. Diharapkan kepada kepala perangkat daerah dan jajarannya agar penyusunan program dan kegiatan benar-benar berorientasi pada hasil dan mengarah pada terwujudnya lima prioritas tersebut.
'Pelaksanaan program kegiatan juga harus akuntabel, mengingat apa yang kita belanjakan di dalamnya adalah berasal dari pajak dan retribusi yang dibayarkan oleh masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Analisis Data dan Perencanaan Pembangunan Bappeda Kulon Progo Diana Puspitasari mengatakan hari ini, pihaknya melaksanakan Forum Konsultasi RKPD 2026.
Tujuan dari penyelenggaraan Forum Konsultasi RKPD ini salah satunya adalah penyempurnaan rancangan awal RKPD Kabupaten Kulonprogo 2026. “Melakukan perbaikan kebijakan perencanaan berdasarkan hasil evaluasi terhadap RKPD 2024," kata Diana.
Diana berharap melalui forum ini nantinya peserta dapat menyamakan persepsi dan memahami kebijakan pembangunan baik di tingkat pusat maupun daerah untuk penyempurnaan rancangan awal RKPD kabupaten Kulonprogo.
“Kami berharap hadirin peserta forum konsultasi publik ini dapat berperan aktif memberikan masukan untuk penyempurnaan rancangan awal RKPD Kabupaten Kulonprogo 2026," kata Diana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.
Donald Trump memperingatkan Oman terkait Selat Hormuz. AS tegaskan jalur pelayaran vital itu tidak boleh dikuasai pihak mana pun.
Jadwal SPMB Kulonprogo 2026 resmi diumumkan. Cek kuota SD-SMP terbaru, jalur domisili berubah dan pendaftaran kini full online.
Ferrari Luce 2027 resmi diperkenalkan sebagai mobil listrik pertama Ferrari dengan tenaga 772 kW, jarak tempuh 530 km, dan desain futuristik.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca DIY 28 Mei 2026. Hujan lebat, petir, dan angin kencang berpotensi terjadi di Kulon Progo dan Sleman.
Tiga pelajar di Sragen diamankan polisi usai bikin konten pocong jadi-jadian di TikTok. Aksi demi viral ini sempat bikin heboh warga.