Lansia 89 Tahun Ditemukan Meninggal dengan Luka Bakar di Sawah Godean
Lansia 89 tahun ditemukan meninggal dengan luka bakar di sawah Godean, Sleman. Polisi masih mendalami penyebab kejadian tersebut.
Ilustrasi LPG 3 Kg - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Kebijakan larangan penjualan gas elpiji tiga kilogram di pengecer santer bakal kembali diubah setelah diberlakukan sejak 1 Februari 2025 lalu. Pengecer disebut diperbolehkan kembali berjualan gas dengan skema menjadi sub daripada agen.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto membenarkan adanya arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjadikan pengecer sebagai sub daripada agen.
"Ya arahan pak Presiden kan untuk pengecer ini menjadi sub daripada agen dan itu akan diproses kembali," kata Airlangga ditemui pada Selasa (4/2/2025) di Universitas Gadjah Mada (UGM).
BACA JUGA : Disperindag DIY Tunggu Pemerintah Pusat Soal Lanjutan Kebijakan Penjualan LPG 3 Kg
Mengenai skema teknis pengubahan pengecer menjadi sub daripada agen, mekanismenya terang Airlangga akan diatur di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atau ditangani Menteri Bahlil. "Itu [mekanismenya] nanti di Kementerian ESDM teknisnya [Menteri Bahlil]," ucapnya.
Ketika ditanya apakah per hari ini penjualan gas elpiji tiga kilogram bisa kembali di pengecer, Airlangga pun memberikan jawabannya. "Diminta untuk [menjual] kembali," ucapnya.
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko ditemui di UGM juga berharap soal LPG tiga kilogram bisa segera ditangani. "Itu pak Bahlil ya, di bawah Pak Bahlil tapi kami berharap memang soal LPG bisa segera ditangani," ujarnya.
Budiman meyakini Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia sedang menangani persoalan LPG ini. Dia juga yakin Presiden RI Prabowo Subianto telah memberi arahan agar ketersediaan LPG bisa terjaga.
"Saya pikir pak Bahlil sedang menanganinya dan kemarin kan sudah bertemu dengan DPR RI dan saya yakin pak Presiden sudah memberikan arahan agar ketersediaan bisa terjaga. Itu dikewenangan pak Bahlil," ujarnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lansia 89 tahun ditemukan meninggal dengan luka bakar di sawah Godean, Sleman. Polisi masih mendalami penyebab kejadian tersebut.
Yusril mempersilakan Komnas HAM menyelidiki bentrokan di Pidie, Aceh, yang mengakibatkan satu warga meninggal dan 13 orang luka-luka.
Pelatih PSIM Risto Vidakovic menilai penalti untuk Dewa United terlalu berlebihan setelah timnya kalah 1-2 di Stadion Sultan Agung.
Reses III DPRD Bantul 2026 mendorong penguatan sarana pendidikan melalui bantuan komputer dan buku untuk meningkatkan fasilitas perpustakaan serta literasi
TNI mengerahkan dua helikopter untuk patroli udara memantau pergerakan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Papua Tengah, sekaligus mengunjungi pos pasukan.
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.