Potensi Cuaca Ekstrem, BPBD Kulonprogo Usulkan Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana

Newswire
Newswire Kamis, 06 Februari 2025 05:57 WIB
Potensi Cuaca Ekstrem, BPBD Kulonprogo Usulkan Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana

Cuaca ekstrem - ilustrasi/freepik

Harianjogja.com, KULONPROGO— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulonprogo mengajukan perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi menyusul adanya Bibit Siklon Tropis 99S dan 90S yang melewati DIY.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulon Progo Budi Prastawa di Kulonprogo, Rabu, mengatakan saat ini usulan perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi tersebut masih dalam proses.

"Status tersebut telah diberlakukan sejak Desember 2024, dan kami mengusulkan kembali ke pemkab untuk dilakukan perpanjangan," kata Budi.

Ia menilai status tanggap darurat perlu diperpanjang, karena potensi kerawanan bencana yang masih tinggi. Adanya prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dampak siklon tropis.

BACA JUGA: Pemkab Kulonprogo Siapkan Lima Program Prioritas

"Semua harus diantisipasi. Semoga tidak ada dampak adanya siklon tropis," katanya.

Budi memastikan kesiapsiagaan BPBD dalam menghadapi potensi bencana, terutama dari sisi tenaga hingga peralatannya.

"Kami selalu siaga dengan mengarahkan rekan-rekan Tim Reaksi Cepat (TRC) jika sewaktu-waktu terjadi bencana," ujarnya.

Budi meminta masyarakat Kulon Progo untuk tetap meningkatkan kewaspadaannya, terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana agar lebih peka dengan kondisi sekitar.

Seperti ketika hujan turun dengan intensitas tinggi dan dalam waktu lama, warga yang tinggal di daerah rawan longsor diimbau untuk siap-siap mengungsi. Warga juga diimbau untuk tidak berlindung di bawah pohon saat terjadi hujan deras disertai angin kencang.

"Sebab, akan sangat berbahaya jika tiba-tiba pohonnya tumbang," kata Budi.

Sekretaris Daerah Kulon Progo Triyono memastikan seluruh kesiapannya dalam menghadapi potensi bencana dampak dari siklon tropis. Menurut prakiraan BMKG, dampak siklon tropis berpotensi terjadi hari ini.

Anggaran dari pos Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Kulon Progo juga siap digelontorkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk penanganan bencana. Apalagi, sudah ada Surat Keputusan (SK) Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi sebagai dasar hukumnya.

"Kami berharap semoga dampak dari siklon tropis tersebut tidak terjadi di wilayah Kulon Progo," kata Triyono.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online