Arab Saudi Ancam Denda Rp93 Juta bagi Jemaah Haji Ilegal
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Petani mencabut benih untuk ditanam. - ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul, menargetkan penyelesaian tanam padi pada lahan seluas 2.500 hektare di seluruh wilayah ini selesai akhir Februari 2025, guna mendukung program swasembada pangan.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih usai giat panen padi di Bulak Kelurahan Canden Kecamatan Jetis, Jumat, mengatakan kegiatan bersama Kementerian Pertanian ini sebagai wujud komitmen semua untuk mendukung program Presiden RI, yaitu swasembada pangan yang harus tercapai pada tahun 2025.
"Di mana Bantul ini harus berkontribusi terhadap pencapaian target swasembada pangan itu, karenanya pada bulan Februari ini, kami mentargetkan 2.500 hektare penanaman padi harus selesai pada Februari ini," kata Bupati.
Bupati mengatakan.salah satu lokasi yang menjadi sasaran tanam padi pada musim tanam Februari ini adalah wilayah Kelurahan Canden, Kecamatan Jetis, yang merupakan salah satu sentra tanaman pangan di Bantul.
Dalam upaya mewujudkan target pertanian itu, kata Bupati, para petani Bantul mendapat dukungan fasilitas alat mesin pertanian (alsintan) dan benih dari Kementerian Pertanian, termasuk peningkatan sarana pertanian dari pemerintah daerah.
"Perkembangannya cukup bagus di Bantul, karena ada dukungan fasilitas alsintan dan perbaikan jaringan irigasi dari Kementan di samping dari APBD Bantul, produktivitas padi di wilayah Canden ini rata-rata mencapai 9,3 ton gabah per hektare," katanya.
BACA JUGA: Dispertaru Bantul Bakal Cek Lapangan Luasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan
Menurut Bupati, hasil pertanian di Bantul tersebut merupakan capaian yang luar biasa, karena data dari Kementerian Pertanian menyebut bahwa rata-rata produktivitas padi secara nasional di Indonesia baru sekitar 5,4 ton gabah kering panen per hektare.
"Sementara kita di Bantul, produksinya sudah mencapai rata rata 9,3 ton gabah per hektare, nah ini menunjukkan bahwa sektor pertanian kita itu mempunyai daya saing," katanya.
Oleh karena itu, lanjut Bupati Bantul, sektor pertanian di Bantul ini akan terus didorong sebagai salah satu prioritas pembangunan dalam rangka memajukan perekonomian masyarakat, karena sudah ketahuan, bahwa pertanian Bantul punya daya saing.
"Maka dari itu APBD kita, sumber daya kita nanti akan lebih diarahkan pada pengembangan sektor pertanian, disamping pengembangan sektor industri dan pariwisata," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.