Rencana Induk Kepariwisataan Jogja 20262045 Jangan Hanya Fokus Jumlah Wisatawan
DPRD Jogja meminta Rippar 2026–2045 tak hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi juga lama tinggal, belanja, tenaga kerja, dan lingkungan.
Bus sekolah - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/StocCake
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul mengungkapkan animo pelajar menggunakan bus sekolah di Bantul cukup tinggi. Itulah sebabnya, Dishub Bantul berharap operasional bus sekolah tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dijalankan.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Bantul, Toto Pamudji Rahardjo mengungkapkan saat ini hanya ada tiga bus sekolah di Bantul. Meski begitu, ada puluhan pelajar yang diangkut dalam tiga bus tersebut. Karena itulah, Toto menilai penyelenggaraan bus sekolah gratis tersebut sangat dibutuhkan masyarakat Bantul. "Ini bisa mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dengan korban anak sekolah," katanya, Minggu (9/2/2025).
Dia pun berharap pos anggaran tersebut tidak termasuk dalam kategori yang harus diefisienkan. Selama ini biaya operasional yang bus sekolah gratis dibebankan pada APBD ini mencakup biaya terkait dengan BBM dan lainnya.
Dia menuturkan pada semester I/ 2024, pihaknya menerima anggaran Rp90 juta untuk operasional bus sekolah.
Namun, dia mengaku saat ini Pemkab Bantul sedang melakukan penghitungan ulang untuk menyesuaikan anggaran daerah dengan kebijakan tersebut pasca terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) No. 1/2025 mengenai efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD 2025.
“Kami masih dalam proses pengusulan anggaran. Harapan kami, layanan bus sekolah gratis tetap beroperasi untuk mendukung keselamatan pelajar dan menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak sekolah,” katanya.
Dishub Bantul berharap kebijakan ini dapat memastikan layanan transportasi yang aman dan terjangkau bagi pelajar tetap berjalan, meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Jogja meminta Rippar 2026–2045 tak hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi juga lama tinggal, belanja, tenaga kerja, dan lingkungan.
Empat shio dipandang punya prospek keberuntungan menarik pada 2027, Tahun Kambing Api. Simak daftar shio dan peruntungannya.
Colliers Indonesia menilai Gen Z sulit menembus KPR bukan sekadar karena gaya hidup, tetapi terkendala affordability dan bankability.
Komisi IV DPRD Kulonprogo mengintensifkan pengawasan revitalisasi sekolah untuk memastikan bangunan aman, layak, dan berkualitas.
Stefan Ashkovski mengalami cedera ringan dan berlatih terpisah jelang PSS Sleman menghadapi PSM Makassar akhir pekan nanti.
Polresta Sleman mencatat dua kasus penelantaran bayi sepanjang 2026. Keduanya dilakukan pasangan di luar nikah yang bingung mengasuh anak.