Progres Tol Jogja-Solo 87 Persen, Akses Keluar Masuk Ditarget Agustus
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 mencapai 87%. Ramp on dan ramp off ditargetkan selesai Agustus 2026.
Suasana pertandingan PSS kontra Bali United di Stadion Manahan pada Minggu (9/2/2025)./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih PSS angkat bicara soal kekalahan PSS atas Bali United dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/2025. Menjamu Bali United di Stadion Manahan, Solo, Minggu (9/2/2025), PSS kalah dengan skor 1-2.
Tim tamu unggul lebih dulu lewat gol akrobatik Rahmat Arjuna di menit ke-32. Namun di penghujung babak pertama Gustavo Tocantins menyamakan kedudukan usai memanfaatkan bola muntah tendangan bebas Vivo Duarte di menit ke-45+1 menjadi sebuah gol. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua Super Elja terus merangkai serangan. Namun Bali United justru kembali unggul lewat tendangan bebas Irfan Jaya di menit ke-64. Di waktu yang tersisa PSS terus membangun serangan dan mendapatkan sejumlah peluang. Namun skor 1-2 untuk keunggulan Bali United bertahan hingga laga usai.
Pasca pertandingan, Pelatih Kepala PSS Sleman, Mazola Junior beranggapan para pemainnya telah menampilkan permain yang baik. Super Elja bahkan beberapa kali mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol. "Menurut saya, ini adalah pertandingan di mana Sleman memimpin, banyak aksi di lapangan. Kami dapat kesempatan untuk mencetak gol," kata Mazola pada Minggu (9/2/2025) malam.
Hanya saja, Bali yang keluar sebagai pemenang dalam laga ini. Mazola bahkan menyebut dua tendangan Bali berujung gol. "Bali [United] shooting dua kali ke gawang kami dan mencetak gol. Sepak [kadang] bola seperti itu," ujarnya.
Sementara Sleman yang berkali-kali menyerang, justru tak mampu mencetak gol. Mazola bahkan menyebut Sleman kembali bermain bagus tapi lagi-lagi kembali menemui jalan buntu. "Satu pertandingan lagi kami main bagus. Kamu buat dapat kesempatan beberapa kali, tapi kami buntu lagi. Jadi kekalahan itu berat sekali buat kami," ujar dia.
Kendati demikian Mazola menegaskan bila kedatangannya di Sleman bukan lah untuk mencuri uang melainkan untuk membantu Sleman. Dia dan timnya telah bekerja keras setiap hari untuk mencapai hasil yang maksimal. "Saya tidak datang ke sini untuk curi uang dari Sleman. Saya datang di sini untuk bantu Sleman keluar dari zona degradasi dan aman. Dan sampai momen ini kami masih di luar dari zona degradasi," ucap dia.
"Waktu saya datang ke sini, Sleman itu peringkat terakhir di klasemen dan semua itu susah kami sampai sini. Kami buat keluar dari zona degradasi, jadi kami kerja keras setiap hari," tegasnya.
Penyerang PSS Sleman, Gustavo Tocantins mengaku sedih tidak bisa meraih kemenangan dalam lagi ini. Padahal menurutnya PSS bahkan telah mengimbangi permainan Bali yang notebenenya berada di klasemen atas. "Mungkin yang bikin saya kesal dan pemain teman-teman saya, kami sudah main bagus dan tidak bisa menang pertangdingan ini," ujarnya.
Gustavo juga mengungkapkan peran Mazola semenjak kedatangannya ke tim Super Elja. Menurut Gustavo Mazola dan jajaran pelatih telah banyak membantu tim di lapangan.
Dengan hasil ini Bali United melesat ke peringkat 5 klasemen dengan torehan 37 poin dari 11 kali menang, empat kali imbang dan tujuh kali kalah. Sementara PSS tetap tertahan di posisi 15 klasemen dengan torehan 19 poin hasil enam kali menang, empat kali seri dan 12 kali kalah. PSS hanya satu peringkat di atas zona degradasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 mencapai 87%. Ramp on dan ramp off ditargetkan selesai Agustus 2026.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M