Mako Brimob Gunungkidul Mulai Dibangun, Ditarget Rampung Desember
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Ponjong 1 menjadi salah satu fasilitas kesehatan di Gunungkidul yang melakukan uji coba Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Senin (10/2/2025). Di hari pertama kurang berjalan lancar karena terkendala sistem sehingga layanan belum optimal.
Kepala UPT Puskesmas Ponjong 1, Kuncoro mengatakan, PKG sudah mulai dijalankan. Meski demikian, ia memberikan sejumlah catatan berkaitan dengan pelayanan ini.
“Hingga sore ada tujuh warga yang mendaftar PKG. Tapi, yang datang pemeriksaan hanya enam orang,” kata Kuncoro, Senin (10/2/2025) sore.
BACA JUGA: Mau Ikut Pemeriksaan Kesehatan Gratis? Begini Cara Mendaftar Program PKG
Dia menjelaskan, catatan pertama terkait dengan layanan berkaitan dengan alur pendaftaran. Hingga proses uji coba berlangsung, warga belum begitu paham berkaitan dengan alur pendaftaran di aplikasi Satu Sehat Mobile.
“Banyak yang belum mengisi secara lengkap untuk skrening mandiri sehingga harus dibantu. Makanya, alur pendaftaran ini harus benar-benar disosialisasikan sehingga Masyarakat semakin paham,” katanya.
Permasalahan lain, kata Kuncoro, menyangkut dengan sistem. Sesuai dengan ketentuan dari Pemerintah Pusat, PKG yang diberikan wajib diisi ke Aplikasi Sehat Indonesia Ku (ASIK). Kendati demikian, layanan pemeriksaan di aplikasi ini belum lengkap.
Sebagai contoh, untuk pemeriksaan kanker serviks belum bisa diakses sampai sekarang. “Jadi item pemeriksaan di aplikasi ini belum lengkap sehingga layanan pemeriksaan belum bisa maksimal,” katanya.
Di sisi lain, Kuncoro juga mengakui untuk pelaksanaan juga harus mengisi sejumlah aplikasi. Pasalnya, prosesnya tidak hanya mengisi ke aplikasi ASIK, tapi juga ada e-Rekam Medik milik puskesmas.
“Belum nanti ada rujukan yang menggunakan BPJS Kesehatan sehingga harus membuka aplikasi lagi. Harapannya, beberapa aplikasi ini bisa saling terhubung sehingga satu pengisian bisa mengakses semuanya agar tidak ribet,” katanya.
BACA JUGA: Kronologi Ratusan Warga Tempel Sleman Keracunan Massal Seusai Santap Menu Hajatan
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis merupakan program dari Pemerintah Pusat. Pihaknya berkomitmen untuk menyukseskan saat diterapkan di Bumi Handayani.
Meski demikian, ia mengakui, bahwa belum semua puskesmas bisa memberikan pelayanan. Pasalnya, di awal pengoperasian baru dua puskesmas yang dapat melayani.
Dia menjelaskan, puskesmas yang dipersiapkan untuk melayani pemeriksaan gratis adalah Pojong 1 dan Paliyan. Kedua puskesmas dinilai memenuhi persyaratan dasar seperti Integrasi Layanan Primer (ILP), ruang screening, elektronik rekam medik, dan lainnya.
“Di awal-awal memang baru dua puskesmas, tapi untuk layanan kesehatan lain bisa menyusul karena terus dilakukan pemantauan agar bisa mmelaksanakan program tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Pura Jagat Natha resmi berdiri di kawasan Alun-alun Kota Magelang. Kehadirannya melengkapi rumah ibadah lintas agama di kawasan tersebut.
ASDP menjelaskan antrean panjang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dipicu aksi pengemudi truk. Antrean di sisi Jawa mencapai 8 km.
Hasil Pilur PAW Sleman 2026 di lima kalurahan. Andi Suwarno hingga Totok Jaka Suwarta meraih suara terbanyak.
Dua penembakan di Afrika Selatan menewaskan 27 orang, masing-masing di dekat Johannesburg dan kawasan pinggiran Cape Town.
Aldila Sutjiadi/Erin Routliffe menjuarai WTA 500 Singapore Open 2026 setelah mengalahkan pasangan China Tang Qianhui/Xu Yifan.