Tak Sekadar Gowes, Amazing Race Ajak Peserta Kenali Sumbu Filosofi Jogja
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Bagi warga DIY dan sekitarnya yang tertarik untuk belajar bahasa Korea, saat ini sudah ada lembaga resmi dari pemerintah Korea yang hadir di Yogya. King Sejong Institute (KSI) Yogyakarta diresmikan pada tahun 2019 sebagai kerjasama antara Pusat Bahasa Universitas Gadjah Mada dan Hankuk University of Foreign Studies (HUFS). /Istimewa.
JOGJA—Bagi warga DIY dan sekitarnya yang tertarik untuk belajar bahasa Korea, saat ini sudah ada lembaga resmi dari pemerintah Korea yang hadir di Yogya. King Sejong Institute (KSI) Yogyakarta diresmikan pada tahun 2019 sebagai kerjasama antara Pusat Bahasa Universitas Gadjah Mada dan Hankuk University of Foreign Studies (HUFS).
KSI Yogya merupakan cabang dari King Sejong Institute Foundation di Korea. Selama lima tahun belakang ini, King Sejong Institute Yogyakarta sudah menyelenggarakan kelas bahasa Korea baik kelas dasar dan menengah secara online dan offline untuk umum.
Dari laman instagram @ksi_yogyakarta, KSI Yogya juga menyediakan kelas persiapan TOPIK II dan budaya di akhir pekan. Kelas offline dilaksanakan di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada. Kelas-kelas di KSI Yogyakarta disesuaikan dengan kurikulum dari pusat sehingga setelah lulus ujian di setiap semester, sertifikat dari KSI bisa digunakan di King Sejong Institute seluruh dunia.
Lalu, bagaimana dengan kualitas pengajarnya? Menurut Alfi -guru lokal KSI Yogyakarta- pengajar di KSI Yogyakarta wajib memiliki level 6 TOPIK, dari jurusan Bahasa Korea dan juga tersertifikasi dari pemerintah Korea Selatan.
.jpg)
Pernah mendengar Korean Days UGM? KSI Yogyakarta ternyata ikut adil menjadi sponsor. Selain itu, KSI Yogya juga menyelenggarakan berbagai acara seperti lomba berbicara dan menulis, lomba reels instagram, seminar dan pameran foto Korea-Indonesia, masak bersama, nobar film Korea di CGV Pakuwon, dan penutupan kelas dengan prasmanan ala Korea.
Menariknya, dari sumber tiktok @ksi.yogyakarta, KSI Yogya memberangkatkan siswanya yang menang lomba berbicara selama dua tahun ini ke Korea.
Dari wawancara salah satu murid, Dede kelas 3B menilia belajar di KSI Jogja tergoln seru. Terbukti ia dan teman-temannya sudah 2,5 tahun masih setia dan semangat mengikuti kelas di KSI.
"Enggak pernah bolos. Kenapa KSI Yogya? Karena KSI Yogya jadi tempat belajar bahasa Korea yang kurikulumnya jelas, guru-gurunya baik dan harganya terjangkau. Aku bangga jadi anak KSI Yogya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Tarif tambahan US$100 bagi turis asing di Grand Canyon digugat perusahaan tur Arizona. Simak alasan gugatan dan aturan NPS.
Turis asing bisa mendapatkan tiket Shinkansen gratis ke Kagoshima. Simak syarat, cara klaim, negara peserta, dan periode promonya.
Klasemen Asian Games 2026 berubah setelah Nurisa Dian meraih emas. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.
Gejala influenza A meliputi demam, batuk, lelah, nyeri tubuh hingga sakit tenggorokan. Kenali tanda bahaya dan kapan perlu ke dokter.
Indonesia menghadapi Bangladesh pada laga penentu. Simak syarat Garuda lolos final dan proyeksi poin ranking FIFA jika menang.