Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Seorang murid SDN Kotagede 3 menyantap makanan dalam program MBG, Senin (17/2/2025)./ist Pemkot JOgja
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 327 siswa SDN Kotagede 3 Jogja mendapat sarapan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (17/2/2025). Program nasional ini mulai diterapkan bertahap di wilayah Kota Jogja.
Kepala Sekolah SDN Kotagede 3, Rumgayatri, menjelaskan MBG digelar pukul 08:20 WIB. "Kami memang sengaja memulai makan bersama ini pada pukul 08:02 WIB karena bersamaan dengan waktu jam istirahat pertama," ujarnya.
Ia mengatakan program MBG di sekolahnya akan di gelar setiap hari Senin sampai Kamis. Sedangkan pada hari Jumat, pembelajaran selesai pukul 11:00 WIB, sehingga tidak ada MBG. “Ketika bulan Ramadan nanti hanya diberikan satu kali pada saat acara buka puasa bersama di sekolah," jelasnya.
Total siswa dari kelas I hingga kelas VI berjumlah 327 orang. Ia pun mengungkapkan bahwa para siswa sangat antusias dengan program MBG ini. Untuk menu MBG di hari pertama adalah nasi ayam goreng, tahu bacem.
Sementara untuk sayurannya adalah sayur boncis dan wortel serta dilengkapi buah pisang. "Untuk penentuan menu makanan langsung ditentukan oleh pihak katering yang ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional [BGN], jadi pihak sekolah tidak ikut campur," paparnya.
Ia berterima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan gizi para siswanya. "Kami sangat mendukung karena kebutuhan siswa SDN Kotagede 3 terpenuhi, selain itu para siswa juga belajar bagaimana pentingnya menjaga pola makan yang baik," ungkapnya.
BACA JUGA: Menu Hari Pertama MBG di Kapanewon Sleman: Nasi Telur, Ayam, Sayur Wortel, dan Susu
Meski sekolahnya telah mendapatkan program MBG, pihaknya masih membuka kantin disekolah. "Kantin milik kami ini kantin sehat, kantin tetap buka, ini untuk jaga-jaga jika para siswa masih merasa lapar," jelasnya.
Ia berharap program ini dapat terus berjalan dengan dukungan berbagai pihak sehingga nantinya akan berdampak pada meningkatnya performa siswa saat belajar, sehingga meningkat pula torehan prestasi mereka. "Program ini juga dapat mengurangi intensitas anak-anak untuk membeli jajan sembarangan," katanya.
Salah satu siswa SDN Kotagede 3, Muhammad Rafa, terlihat begitu antusias menyantap makanan yang diterimanya dalam program yang perdana dilaksanakan ini. "Menu makanannya lengkap, ada buahnya juga, begitu dapat langsung saya habiskan," ujarnya.
Siswa lainnya, Rizky Putra Ramadhan, juga mengaku senang dengan menu makanan yang diberikan, apalagi yang mengandung protein seperti daging. "Senang, ayamnya banyak. Saya suka yang lauk daging-dagingan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hillstate Korea Selatan dan dijadwalkan debut di KOVO Cup serta V-League 2026/2027.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.