Eks Wamenaker Noel Bacakan Pleidoi Kasus Dugaan Pemerasan K3
Eks Wamenaker Immanuel Noel Ebenezer Gerungan dijadwalkan membacakan pleidoi kasus dugaan pemerasan sertifikat K3 di PN Jakpus.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Sebanyak 2.652 warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah mendaftar Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan dari jumlah pendaftar itu baru sekitar 30% yang telah terlayani. "Pelayanan kesehatan gratis ini harus tetap berjalan bersamaan dengan pelayanan lainnya. Kami berharap dukungan dari pusat untuk pengadaan bahan habis pakai agar pelayanan dapat berjalan lancar," ujar dia dikutip Rabu (19/2/2025).
BACA JUGA: Program Cek Kesehatan Gratis Dilayani 21 Puskesmas di Kulonprogo
Pembajun menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini baru berjalan satu hingga dua minggu, dan diharapkan dapat terus meningkat seiring dengan edukasi yang telah diberikan kepada masyarakat.
Dia menekankan pentingnya penguatan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DIY untuk mencapai target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat mencapai 55 persen dari total penduduk DIY.
Pembajun juga menyoroti bahwa puskesmas kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengobatan bagi orang sakit, tetapi juga sebagai fasilitas untuk memeriksa kesehatan masyarakat secara proaktif.
Namun, ia mengakui beberapa kendala dalam pelaksanaan program, seperti masalah aplikasi yang belum maksimal dan keterbatasan sumber daya di puskesmas.
BACA JUGA: Hari Ini Seluruh Puskesmas di Gunungkidul Mulai Melayani Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengatakan bahwa masyarakat harus dilibatkan sebagai subjek dalam pelaksanaan program kesehatan, termasuk CKG.
Menurut Paku Alam X, masyarakat bukanlah objek yang harus diatur, melainkan mitra yang perlu dilibatkan secara aktif.
"Pastikan semua yang mendaftar terlayani dengan baik. Persentase sebesar 30 persen karena baru dimulai, maka diharapkan 70 persen sisanya akan segera terlayani. Begitupun untuk pendaftar-pendaftar berikutnya," ujar dia
Menurut dia, tokoh-tokoh masyarakat seperti kiai, pengurus RT, RW, dan karang taruna, Jaga Warga, dan lainnya dapat berperan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan.
"Kadang mereka lebih mendengarkan tokoh-tokoh masyarakat. Seperti halnya saat pandemi COVID-19, kita semua memberikan pelayanan kepada masyarakat secara bersama-sama," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Eks Wamenaker Immanuel Noel Ebenezer Gerungan dijadwalkan membacakan pleidoi kasus dugaan pemerasan sertifikat K3 di PN Jakpus.
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa
PLN UID Sumut memastikan pasokan listrik untuk 4,87 juta pelanggan kembali normal usai blackout di Sumatra Bagian Utara.
Nilai tukar rupiah menguat ke Rp17.696 per dolar AS seiring optimisme perdamaian AS-Iran dan turunnya harga minyak dunia.
BGN meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG untuk memantau kualitas Makan Bergizi Gratis melalui penilaian guru dan posyandu
Kemenhaj memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah tiba di Makkah dan siap diberangkatkan ke Arafah secara bertahap.