Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Rumah tak layak huni / Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap 1 2025 di Kota Jogja berlangsung mulai 19 Februari hingga 20 Maret 2025. Sejumlah pembangunan fisik dan non fisik akan dilaksanakan di Kemantren Gondokusuman.
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0734/Kota Jogja, Letkol Czi Pribadi Setya Pratomo, mengatakan TMMD merupakan program kolaborasi antara TNI dengan pemerintah daerah, Polri dan unsur masyarakat dalam mendukung pembangunan fisik dan nonfisik di wilayah.
“Semuanya akan berujung pada terwujudnya kesejahteraan masyarakat, jadi kami tidak bisa sendiri sehingga melalui TMMD ini berbagai komponen terlibat bersinergi dan berkolaborasi sebagai tim yang solid untuk membangun negeri,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
TMMD Tahap I 2025 di Kemantren Gondokusuman akan melibatkan satuan petugas (satgas) sebanyak 77 orang, yang mana 68 orang dari Kodim 0734, empat orang dari Pemkot Jogja, lima orang dari Polresta Jogja serta unsur pendukung dari masyarakat 30 orang.
BACA JUGA: Sarkem Fest Kembali Digelar Hari Ini, Berikut Rangkaian Acaranya
Dengan total anggaran Rp525 juta, pendanaan berasal dari APBD DIY sejumlah Rp75 juta, APBD Kota Jogja Rp400 juta dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jogja Rp50 juta. Pembangunan fisik yang akan dilakukan adalah pengecoran Jalan Inspeksi seluas 310 meter persegi, rehabilitasi Balai Rukun Kampung 1 unit serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 10 unit.
“Sementara sasaran nonfisik berupa pendidikan wawasan kebangsaan dan belanegara dari Kodim 0734, sosialisasi kesehatan masyarakat dan pencegahan stunting dari Dinas Kesehatan Kota Jogja, serta sosialisasi pencegahan penyakit masyarakat dan kamtibmas dari Polresta Jogja,” ungkapnya.
TMMD menjadi wujud pengabdian kepada masyarakat yang implementasinya untuk mendukung pembangunan Kota Jogja khususnya di wilayah. Diharapkan dengan TMMD, unsur TNI, Polri, Pemkot dan masyarkat bahu membahu menciptakan lingkungan yang makin aman dan damai, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.