Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Rumah tak layak huni / Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap 1 2025 di Kota Jogja berlangsung mulai 19 Februari hingga 20 Maret 2025. Sejumlah pembangunan fisik dan non fisik akan dilaksanakan di Kemantren Gondokusuman.
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0734/Kota Jogja, Letkol Czi Pribadi Setya Pratomo, mengatakan TMMD merupakan program kolaborasi antara TNI dengan pemerintah daerah, Polri dan unsur masyarakat dalam mendukung pembangunan fisik dan nonfisik di wilayah.
“Semuanya akan berujung pada terwujudnya kesejahteraan masyarakat, jadi kami tidak bisa sendiri sehingga melalui TMMD ini berbagai komponen terlibat bersinergi dan berkolaborasi sebagai tim yang solid untuk membangun negeri,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
TMMD Tahap I 2025 di Kemantren Gondokusuman akan melibatkan satuan petugas (satgas) sebanyak 77 orang, yang mana 68 orang dari Kodim 0734, empat orang dari Pemkot Jogja, lima orang dari Polresta Jogja serta unsur pendukung dari masyarakat 30 orang.
BACA JUGA: Sarkem Fest Kembali Digelar Hari Ini, Berikut Rangkaian Acaranya
Dengan total anggaran Rp525 juta, pendanaan berasal dari APBD DIY sejumlah Rp75 juta, APBD Kota Jogja Rp400 juta dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jogja Rp50 juta. Pembangunan fisik yang akan dilakukan adalah pengecoran Jalan Inspeksi seluas 310 meter persegi, rehabilitasi Balai Rukun Kampung 1 unit serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 10 unit.
“Sementara sasaran nonfisik berupa pendidikan wawasan kebangsaan dan belanegara dari Kodim 0734, sosialisasi kesehatan masyarakat dan pencegahan stunting dari Dinas Kesehatan Kota Jogja, serta sosialisasi pencegahan penyakit masyarakat dan kamtibmas dari Polresta Jogja,” ungkapnya.
TMMD menjadi wujud pengabdian kepada masyarakat yang implementasinya untuk mendukung pembangunan Kota Jogja khususnya di wilayah. Diharapkan dengan TMMD, unsur TNI, Polri, Pemkot dan masyarkat bahu membahu menciptakan lingkungan yang makin aman dan damai, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.