UGM Soroti Kenakalan Remaja, Arie Sujito Ajak Siswa Tolak Kekerasan
Arie Sujito mengajak siswa SMA/SMK di DIY menolak kekerasan, narkoba, dan senjata tajam dalam deklarasi penanganan kenakalan remaja.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra memimpin latihan PSS./Istimewa-PSS
Harianjogja.com, SLEMAN—Datang saat kondisi PSS tengah genting, Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra meramu berbagai cara untuk mengembalikan performa penggawa Super Elja.
Di pekan pertama menjabat di kursi pelatih, Huistra mulai jajal skenario penguasaan bola dan mengurung lawan saat diserang.
Huistra memberikan simulasi pertandingan di sesi latihan para penggawa Super Elja. Metode latihan ini dianggap Huistra sangat penting bagi para pemainnya untuk menghadapi situasi pertandingan resmi di kompetisi.
Pelatih berpaspor Belanda tersebut melanjutkan jika materi latihan yang diberikan kepada Cleberson dan kolega mencakup latihan penguasaan bola, pengambilan keputusan secara cepat dan sesi latihan bertahan serta menyerang. "Pertama, kami menjalankan latihan dengan materi penguasaan bola, kemudian bagaimana kami melakukan tekanan mengurung lawan di separuh area permainannya," ujar Huistra di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Jumat (21/2/2025).
Dari apa yang dilihat Huistra, timnya menunjukkan proses yang baik dalam permainan. Instruksi yang diberikan Huistra juga bisa langsung dipahami oleh para pemain. "Inilah pertama kalinya kami menjalani latihan tersebut dan para pemain langsung memahaminya. Permainan tadi memiliki prospek yang bagus," ungkapnya.
Sementara Untuk memaksimalkan kualitas individu pemain, Pieter Huistra menekankan pentingnya game plan yang baik dan mudah dipahami para pemain. "Kami memiliki kualitasi individu pemain yang bagus dan memperjelas game plan yang membuat pemain paham dan sebisa mungkin membuat game plan yang bagus," ujar dia.
BACA JUGA: Bawa Misi Keluar Dari Zona Degradasi, Pieter Huistra Pimpin Latihan Perdana PSS Sleman
Untuk mengetahui apa yang harus dilakukan di lapangan, kata dia, harus ditopang dengan game plan yang jelas dan tegas. Lewat cara ini, pemain tahu apa yang dilakukan dalam berbagai situasi di lapangan.
"Hal terpenting membuat para pemain ketika di lapangan tahu apa yang akan dilakukan. Itu tentu harus didukung game plan yang jelas dan tegas. Jadi pemain tahu apa yang harus dilakukan setelah ini dan itu.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arie Sujito mengajak siswa SMA/SMK di DIY menolak kekerasan, narkoba, dan senjata tajam dalam deklarasi penanganan kenakalan remaja.
Masih sering memikirkan mantan setelah putus? Psikologi menjelaskan bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan ikatan emosional yang tidak langsung hilang saat hub
Membincang perekonomian sirkuler berarti membicarakan optimalisasi bahan bekas pakai menjadi bentuk lain yang bernilai dan bermanfaat.
Fitur Shared Chat Claude AI sempat menjadi sorotan setelah sejumlah tautan percakapan muncul di hasil pencarian Google. Simak cara memeriksa dan mengamankan cha
Mitchell Baker masuk daftar top skor sementara Piala AFF 2026 setelah mencetak hattrick pada debutnya bersama Timnas Indonesia. Ia bersaing dengan Paulo Josue d
Korban tewas akibat gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, bertambah menjadi 13 orang. Sebanyak 260.000 warga mengungsi dan proses pencarian korban masih berl