Emas Antam Tembus Rp2,65 Juta/Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Massa yang tergabung dalam Masyarakat Tradisi Yogyakarta (Matra) menggelar aksi budaya bertajuk 'Kecu Jadi Ratu' di depan Istana Kepresidenan Jogja, Jumat (21/2/2025).
Harianjogja.com, JOGJA—Massa yang tergabung dalam Masyarakat Tradisi Yogyakarta (Matra) menggelar aksi budaya bertajuk 'Kecu Jadi Ratu' di depan Istana Kepresidenan Jogja, Jumat (21/2/2025).
Koordinator aksi, Rendra Setiawan mengatakan bahwa aksi tersebut digelar untuk mengkritisi pemerintah atas kebijakan yang dilakukan selama ini. Aksi budaya itu, lanjutnya, menyuarakan keresahan masyarakat Indonesia yang sedang dihadapkan dengan berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai semakin menyengsarakan masyarakat.
BACA JUGA: Didemo Mahasiswa, Seorang Dosen di Untidar Diberhentikan Sementara
"Seperti kelangkaan lpg 3 kg hingga kebijakan efisiensi yang berdampak pada sejumlah hal," katanya di sela kegiatan.
Aksi tersebut diikuti puluhan orang mengenakan baju serba hitam dengan membawa poster bertuliskan Kecu Dadi Ratu. Mereka berjalan dari Pasar Beringharjo ke depan gerbang Gedung Agung atau Istana Kepresidenan Jogja kemudian menggelar aksi teatrikal di sana.
Rendra mengatakan, aksi tersebut digelar sebagai kritik bagi pemerintah atas situasi dan kondisi yang terjadi saat ini. "Aksi ini sebagai respons atas sikap pemerintah atau elit yang tidak menaruh perhatian terhadap kondisi masyarakat saat ini," katanya di sela aksi.
"Kalau suara-suara di berbagai daerah tidak didengar maka kami menggunakan cara-cara kebudayaan. Jalan kebudayaan ini sebagai bentuk kritik kami. Ini bagian dari kritik kekuasaan yang hari ini situasinya cukup memprihatinkan," tambahnya.
Meski tidak menjelaskan secara gamblang tokoh petruk yang diangkat, Rendra mengatakan jika sosok tersebut merupakan orang yang sudah tidak memerintah tapi masih sering cawe-cawe.
"Kami tidak menunjuk siapa-siapa, tapi seluruh masyarakat Indonesia tahulah Petruk yang sebenarnya siapa?," katanya.
Setelah aksi tersebut, Rendra mengatakan ada kemungkinan tetap melanjutkan aksi lainnya dengan membawa massa yang lebih banyak. "Kami tetap mengusung format kesenian dan kebudayaan dalam setiap aksi sebagai bentuk kritikan kepada pemerintah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.