Pixel 11 Series dengan Tensor G6 dan Zoom 120x, Harga Mulai Rp16 Juta
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Puluhan tempat karaoke di kawasan Pantai Parangkusumo dan Pantai Parangtritis akan menutup usahanya selama tiga hari di awal dan lima hari diakhir Ramadan 2025. Penutupan usaha ini dilakukan untuk menghormati bulan suci Ramadan.
Ketua Paguyuban Pengusaha Hiburan Malam Kawasan Pantai Parangkusumo dan Pantai Parangtriris Dedi Nugroho mengatakan, setiap bulan suci Ramadan, sudah ada kesepakatan diantara 30 pengusaha tempat karaoke di kawasan Pantai Parangkusumo dan Pantai Parangtritis untuk menutup usaha pada awal dan akhir Ramadan.
BACA JUGA: Pemantauan Hilal Penentuan Ramadan Digelar di 125 Titik, Ini Daftarnya
"Di tiga hari awal bulan Puasa dan lima hari akhir bulan Puasa kami menutup usaha. Nanti di hari keempat bulan Puasa, kami baru buka mulai pukul 21.00 sampai 03.00 WIB. Untuk siang hari, kami tidak buka. Dan, ini sudah kesepakatan di antara teman-teman paguyuban," kata Dedi, Rabu (26/2/2025).
Dedi mengakui dengan adanya penutupan dan pengaturan jam operasional tempat karaoke akan berdampak kepada pendapatan 30 pengusaha di tempat tersebut. Sebab, di hari normal, mereka rata-rata mendapatkan pendapatan senilai Rp400.000 dari sewa ruangan.
"Karena ada pengaturan jam operasional dan adanya penutupan pada awal dan akhir puasa, maka pendapatan kami berkurang sampai 40 persen," terang Dedi.
Meski demikian, Dedi mengaku tidak mempermasalahkan terkait penurunan pendapatan tersebut. Sebab, sejak awal berdirinya paguyuban, pihaknya sepakat dengan aturan yang diterapkan oleh pemerintah daerah terkait pemberlakuan jam operasional pada saat bulan Ramadan.
BACA JUGA: Ini Jadwal Libur Sekolah dan Pengurangan Jam Pelajaran Saat Puasa Ramadan di Bantul
"Dan, ini sebagai bentuk kami menghormati bulan Ramadan. Intinya kami siap menjalankan aturan yang ada," jelasnya.
Kepala Seksi Penindakan Satpol PP Bantul, Sri Hartati mengungkapkan, pada bulan Ramadan biasanya pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terkait jam operasional tempat hiburan malam. Selan itu, Satpol PP juga akan melakukan operasi penertiban peredaran minuman keras (miras) dan petasan.
"Semua kami lakukan untuk menciptakan situasi yang kondusif saat bulan Ramadan," katanya.
Untuk teknis operasi miras dan petasan, Hartati mengaku Satpol PP akan menggandeng Polres Bantul untuk melakukan razia di beberapa lokasi yang disinyalir masih ada peredaran miras dan petasan.
"Apabila ditemukan adanya minuman keras maupun petasan, maka Satpol PP akan melakukan penyitaan. Kami minta warga melapor jika ada gangguan ketertiban umum," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.