UGM Temukan Residu PVC di Lokasi Api Misterius Seyegan
UGM menemukan residu PVC di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Tim peneliti menyimpulkan sumber api bukan berasal dari gas alam dan kini fokus mencari pemanti
Potret pembangunan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman-SS Banyurejo pada Rabu (26/2/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Ditargetkan rampung Oktober 2026, pengerjaan proyek Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman-SS Banyurejo kini telah menyentuh angka 75%. Sejumlah penggarapan konstruksi terus dikerjakan di ruas Tol Jogja-Bawen Junction Sleman-SS Banyurejo.
Direktur Utama PT JJB, A.J Dwi Winarsa menjelaskan beberapa tahap konstruksi yang saat ini telah selesai yakni penggarapan fondasi. Selain itu pengerjaan portal di seksi ini juga sudah kelar digarap. Kini pengembang masih dalam tahap penyelesaian konstruksi elevated Tol Jogja-Bawen.
"Elevated, erection girder kemudian pengocoran slab. Kalau fondasinya sudah selesai, portalnya juga sudah selesai," kata Dwi pada Rabu (26/2/2025) ditemui di lokasi penggarapan Tol Jogja-Bawen.
Sejauh ini penggarapan Tol Jogja-Bawen disebut Dwi berlangsung lancar. Dari sisi lahan, progres pembebasan lahan terdampak juga berjalan baik.
Ketersediaan lahan untuk proyek Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman-SS Banyurejo telah menyentuh angka 96,08%. Sementara untuk Tol Jogja-Bawen Seksi 6 SS Ambarawa-JC Bawen ketersediaan lahan telah tembus di angka 95,58%.
Dwi menjelaskan sisa kurang lebih 5% lahan yang belum bebas di Seksi 1 Junction Sleman-SS Banyurejo tersebut saat ini hanya berkutat pada persoalan administrasi.
"Sebenarnya administrasif aja. Administrasif berarti begini, karena prosesnya sudah dilalui tahapan pelaksanaan lahan. Sekarang sudah masuk ke LMAN untuk proses verifikasi. Sudah ada surat permohonan pembayaran SPP. Dalam waktu dekat setelah verifikasi, itu biasanya butuh waktu satu bulan," jelasnya.
Setelah verifikasi dan dokumennya dinyatakan lengkap, biasanya uang ganti rugi kata Dwi bisa langsung dibayarkan.
Dwi juga menambahkan jika tidak ada masalah dalam penggunaan tanah kasultanan untuk proyek Tol Jogja-Bawen. Pasalnya palilah untuk penggunaan Tanah Kasultanan juga telah dikeluarkan.
"Tapi Tanah Kasultanan tidak ada masalah ya, karena Tanah Kasultanan sudah bisa dipakai. Hanya administrasinya masih dalam proses untuk perjanjian kerja sama antara pemerintah Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dengan kami," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM menemukan residu PVC di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Tim peneliti menyimpulkan sumber api bukan berasal dari gas alam dan kini fokus mencari pemanti
Video Pos Polisi Nampu Saradan viral di media sosial. Warganet membagikan kenangan melintasi jalur lama Madiun–Nganjuk sebelum era jalan tol.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,3 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY. BMKG memastikan gempa akibat subduksi ini tidak berpotensi tsunami.
Pemda DIY buka fakta proyek mesin susu 2023. Kontrak diputus, pembayaran dihentikan, dan kasus kini diselidiki Kejati DIY.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,6 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY serta Jawa Tengah. Simak daftar wilayah yang merasakan getaran berdasarkan data BMKG.
Mesir lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026 usai imbang 1-1 lawan Iran. Gol Iran dianulir VAR di injury time.