Proyek RSUD Sleman Senilai Rp50 Miliar Terus Berlanjut, Pemkab Segera Buka Lelang

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Jum'at, 28 Februari 2025 16:47 WIB
Proyek RSUD Sleman Senilai Rp50 Miliar Terus Berlanjut, Pemkab Segera Buka Lelang

Ilustrasi. /Harian Jogja

Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman menegaskan rencana pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman terus berjalan. Bahkan proses lelang proyek pembangunan pun segera dilakukan.

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman, Zaini Anwar, mengatakan target mulai pembangunan gedung tersebut pada April 2025. “Kami masih proses persiapan lelang di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. Setelah lelang nanti tinggal kontrak dan mulai bangun. Target selesai pembangunan Desember 2025,” kata Zaini, Jumat (28/2/2025).

Dengan nilai proyek mencapai sekitar Rp50 miliar, gedung RSUD Sleman yang baru nantinya memiliki tiga lantai.

Pembangunan dan penyempuranaan dilakukan secara bertahap. Lantai I akan dikerjakan hingga tahap penyempurnaan/finishing pada Tahun Anggaran 2025.

Adapun, lantai II dan III akan dibangun hinngga tahap pekerjaan struktur. Penyelesaian kedua lantai itu akan dilakukan pada tahap berikutnya, Tahun Anggaran 2026.

Selain rencana pembangunan gedung RSUD Sleman, DPUPKP juga sedang memersiapkan pembangunan tempat parkir Pasar Godean. “Kalau yang tempat parkir Pasar Godean, sekarang, kami baru memilih penyedia jasa melalui metode e-purchasing,” katanya.

 Tim Kerja Bangunan Gedung Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman, Rahmadi, mengatakan total anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu gedung tersebut sekitar Rp80 miliar.

Angka ini masih mencakup anggaraan pengadaan mesin. Nantinya, anggaran pengadaan mesin akan dilepas dan dimasukkan di dokumen pelaksanaan anggaran milik Dinas Kesehatan. “Bangunan ini juga punya lift. Kalau pembangunannya memang bertahap. Tahun ini gedung lantai satu sudah bisa digunakan,” kata Rahmadi.

Ihwal pengawasan pembangunan, DPUPKP akan membentuk tim pengawas dan tim teknis dengan  melibatkan Dinkes Sleman. Pasalnya, gedung rumah sakit memiliki spesifikasi khusus yang disesuaikan dengan ruang untuk meletakkan mesin dan tempat tidur.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online