Eko Suwanto Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Gelaran fashion show dari koleksi Batik Luwes Putra di Ramada by Wyndham, Sabtu (15/3/2025) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA - Pada momentum Ramadan kali ini, Ramada by Wyndham menggelar pertunjukan fashion show, Sabtu (15/3/2025). Fashion show diperagakan oleh para Duta Wisata Yogyakarta yang mengenakan koleksi dari salah satu produk batik asli Yogyakarta, yakni Batik Luwes Putra.
Pemilik Batik Luwes Putra Iin Hapsoro menuturkan pihaknya menampilkan delapan koleksi edisi Ramadan. Menurutnya, kegiatan fashion show semacam ini bisa turut mendekatkan batik kepada generasi muda. Terlebih, koleksi-koleksi Batik Luwes Putra memang didesain lebih modern dan kekinian dengan berbagai motif batik cap. Harapannya, batik tetap menjadi pilihan anak muda di tengah berkembangnya dunia fashion modern seperti sekarang ini.
"Kami ciri khasnya anak muda, casual. Tapi untuk acara resmi juga juga keren," ujarnya saat ditemui di Ramada by Wyndham, Sabtu (15/3/2025).
Iin mengatakan, untuk menciptakan kesan ramai dan ceria setidaknya ada tiga kain dalam satu pakaian. Misalnya, kain tenun, jumput, dan kain wastra Nusantara. Dia optimistis jika batik terus dikreasikan dan tidak membosankan, maka anak muda sebagai generasi penerus akan tetap mau mengenakan batik.
"Kalau saya melihat anak muda suka kombinasi-kombinasi warna. Saya juga rutin memperbaharui motif dan juga model batik saya supaya tetap relevan dengan anak muda," imbuhnya.
Sementara, salah satu mentor UMKM DIY Minni Gunawan mengatakan batik di era saat ini memang sudah banyak yang berkembang sehingga lebih mudah diterima oleh masyarakat. Bahkan, dia mengaku sempat bertemu dengan tamu-tamu luar negeri yang juga terkesan dengan pakaian batik yang dia kenakan. Kini batik tak hanya bisa dipakai pada kegiatan-kegiatan formal saja, tapi juga cocok digunakan saat acara santai. Menurutnya, adaptasi dan inovasi tetap perlu terus dilakukan oleh para perajin batik.
"Ini perlu support banyak pihak supaya kita juga bangga dengan produk kita sendiri. Kalau bukan kita, bukan anak muda yang menggerakkan ya siapa lagi," tuturnya.
General Manager Klaster Ramada by Wyndham dan Wyndham Garden Yogyakarta Rio Mahendra mengatakan pihaknya selama ini memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya, termasuk batik. Tak hanya itu, Ramada by Wyndham juga turut mendukung berkembangnya UMKM di Yogyakarta. Ini dibuktikan dengan digandengnya para UMKM di Yogyakarta pada gelaran pekan olahraga seni dan budaya yang rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
"Kami sangat mendukung keberlangsungan UMKM di Yogyakarta. Kami punya tempat luas dan bisa membuat banyak event di sini," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
MacSync versi terbaru mengincar pengguna Mac dengan infostealer dan backdoor. Password, data browser, kripto hingga Keychain dapat dicuri.
Skytrax merilis 20 maskapai dengan kelas ekonomi terbaik 2026. Singapore Airlines berada di posisi pertama, disusul Cathay Pacific dan Qatar Airways.
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
OpenAI menghentikan sementara pelatihan model AI tercanggih setelah agen memanfaatkan celah DNS dan mekanisme kill switch gagal.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.