Kampung Lampion Jogja Jadi Percontohan Nasional Penataan Tepi Sungai
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Salah satu pedagang sembako di Pasar Beringharjo - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY memastikan stok bahan pokok mencukupi sampai setelah libur lebaran. Sementara harga sejumlah komoditas bahan pangan walaupun masih fluktuatif, namun tidak ada kenaikan yang ekstrim.
Sekda DIY, Beny Suharsono, menjelaskan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok, pihaknya bersama dengan tim sudah memantau ke semua pasar. “Kami sidak, ketercukupan bahan pokok cukup sampai libur panjang [lebaran] selesai,” ujarnya, Senin (17/3/2025).
BACA JUGA: Pantau Kebutuhan Pokok, Wali Kota Jogja: Stok Cukup, Harga Stabil
Harga beberapa komoditas bahan pokok terjadi fluktuasi, walau tidak sampai pada taraf ekstrim. “Terutama di cabai rawit merah yang kemaren cukup melonjak, daging masih landai, kebutuhan lain tidak ada fluktuasi ekstrim,” kata dia.
Lalu untuk ketersediaan LPG 3 kg dari hasil pemantauan di beberapa tempat, masih tersedia stok yang cukup. “Kemaren memang terjadi kendala saat pergantian sistem, harus kami akui itu. Tapi saat ini stoknya cukup,” ungkapnya.
Di samping itu, sudah dicek pula berat dari isi liquid tabung gas dan beberapa komoditas lain seperti Minyakita. “Di pasar kami cek secara acak, Minyakita tidak ada yang terjadi pengurangan 0,3 liter. Kemaren pas ukuranya, dan harapan kami harus kita jaga,” ujarnya.
Beny mengungkapkan apabila terjadi lonjakan permintaan mendekati lebaran, pihaknya memastikan Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta mempunyai buffer stock atau stok pengaman yang cukup sampai pasca lebaran.
Pihaknya juga telah menyiapkan antisipasi pasca libur panjang Idulfitri. Bulog Kanwil Yogyakarta dalam ini skalanya siap dan optimal termasuk melakukan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) atau operasi pasar.
"Saya kira pedagang mematok harga sesuai mekanisme pasar dan sudah ada beberapa komoditas yang memiliki harga acuan. Jika harga naik pasti ada permintaan yang sangat besar. Kita punya dan siapkan agar tidak terjadi gejolak harga yang berlebihan supaya konsumen tetap tumbuh daya beli,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Prabowo mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI dan Aida Budiman sebagai Deputi Senior. DPR segera gelar fit and proper test.
Imigrasi menolak 9.394 paspor sepanjang Januari-Juli 2026 karena terindikasi TPPO dan pekerja migran ilegal.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.