Kementan Targetkan Tambahan 600.000 Sapi Perah hingga 2029
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Maskapai penerbangan di bandara YIA-Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, KULONPROGO—PT Angkasa Pura Indonesia (API) memastikan Bandara Internasional Yogyakarta dirancang aman dari lima potensi bencana alam. Hal ini merespon isu potensi tsunami di sekitar bandara yang berlokasi di Kulonprogo tersebut.
"Bandara YIA dirancang aman dari potensi tsunami, banjir, abu vulkanik, pergerakan bawah, dan gempa, sehingga pengguna jasa penerbangan dan masyarakat tidak perlu resah dengan isu potensi tsunami pada Libur Lebaran 2025," ujar General Manager YIA Ruly Artha di Kulon Progo, Minggu.
Ia mengatakan sebagai entitas penerbangan dan entitas penanganan bila terjadi bencana, BMKG telah memastikan jalur evakuasi bila terjadi bencana di underpass Bandara Internasional Yogyakarta atau Jalan Daendels.
"BMKG menyatakan bahwa akses evakuasi di terowongan Jalan Daendels dan jalur evakuasi di Bandara YIA, yakni di lokasi parkir lantai III," kata Ruly.
Ia mengatakan jalur evakuasi di terowongan Jalan Daendels atau underpass YIA ada delapan titik, yakni empat titik di bagian utara dan empat di bagian selatan. Seluruh jalur evakuasi yang ada di terowongan Daendels akan dinaikkan ke area bandara.
Setelah di Bandara YIA, akan diberikan informasi untuk diarahkan menuju gedung parkir di lantai III. Di gedung parkir dapat menampung sekitar 2.000 orang untuk dievakuasi.
Ketinggian gedung parkir Bandara YIA mencapai 17 meter, sedangkan potensi tsunami hanya delapan meter.
"Secara total, Bandara YIA bisa menampung 20 ribu masyarakat bila terjadi tsunami," katanya.
BACA JUGA: Antisipasi Potensi Tsunami, Underpass Bandara YIA Bakal Dilakukan Buka Tutup
Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi YIA Warjono menyampaikan perlunya mitigasi bencana alam terlebih di masa mudik Lebaran. Salah satunya perubahan cuaca akhir-akhir ini, yang mengharuskan masyarakat untuk waspada dan memahami mitigasi kebencanaan.
"Hal ini mengingat bahwa Kulon Progo merupakan pintu gerbang masuknya pemudik maupun wisatawan dari bandara YIA. Untuk wilayah yang diwaspadai di bandara YIA adalah di underpass,” kata Warjono.
Ia mengatakan underpass Bandara YIA merupakan lokasi dengan posisi terendah dibandingkan yang lainnya, sehingga menjadi salah satu titik rawan bencana alam yang perlu di waspadai. Terutama saat arus mudik, yang mana akan dilalui banyak kendaraan. Adanya Potensi bencana alam ini mengharuskan masyarakat untuk memahami rambu-rambu evakuasi.
“Untuk mewaspadai ketika terjadi gempa bumi kita harus sudah siap dengan rambu-rambu evakuasi, kemudian jalur evakuasinya sudah jelas. Sehingga ketika terjadi tsunami kita sudah bisa mengevakuasi ke tempat yang lebih aman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.