Prabowo Hadiri KTT BRICS di India, 11 Negara Berkumpul Bahas Tata Kelola Global
KTT BRICS ke-18 di India mempertemukan 11 negara anggota di tengah konflik AS-Iran dan Rusia-Ukraina yang berdampak pada ekonomi global.
Ilustrasi Puskesmas - ist/Kemenkes
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menjamin layanan kesehatan bagi wisatawan selama libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M melalui pengaktifan Posko P3K dan kesiapsiagaan tenaga medis di titik-titik strategis di wilayah itu.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja Emma Rahmi Aryani mengatakan wisatawan dapat memanfaatkan Public Service Center (PSC) 119 Yogya Emergency Service (YES) dalam kondisi darurat.
"Setiap orang, termasuk wisatawan dari luar daerah, bisa menghubungi YES 119 bila mengalami kondisi gawat darurat di wilayah Kota Jogja," kata dia, Senin (24/3/2025).
Emma memastikan seluruh biaya akan ditanggung Pemkot Jogja lewat program jaminan kesehatan daerah.
BACA JUGA: Strategi Dinkes Kota Jogja Hadapi Kondisi Gawat Darurat
"KTP manapun bisa menelepon YES 119, asal kejadian di wilayah Kota Jogja. Ini juga perlindungan untuk wisatawan," ujar Emma
Selama Lebaran 2025, Dinkes Kota Jogja menyiagakan pos kesehatan yang terintegrasi dengan pos pengamanan di tiga lokasi utama, yakni Titik Nol Kilometer, area parkir Abu Bakar Ali (ABA), dan kawasan Tugu. Sementara layanan kegawatdaruratan dipusatkan di Puskesmas Jetis.
Selain layanan medis dasar seperti P3K dan penanganan cedera ringan, Pemkot juga menyiapkan peralatan penanganan kondisi kritis, seperti alat pacu jantung Automatic External Defibrillator (AED).
Alat kejut jantung tersebut disiagakan di tiga titik di kawasan Malioboro untuk mengantisipasi kejadian henti jantung mendadak di ruang publik.
"Ini bentuk perlindungan nyata bagi wisatawan. Kami ingin memastikan siapa pun yang berada di Jogja selama Lebaran merasa aman dan nyaman, termasuk jika terjadi kondisi medis darurat," ucap Emma.
Rangkaian layanan kesehatan tersebut akan berlangsung selama periode Posko P3K Lebaran 2025, yakni dari 24 Maret hingga 6 April 2025.
Tenaga medis yang bertugas berasal dari PSC 119 YES, 18 puskesmas, dan 12 rumah sakit di Kota Jogja. Setiap tim jaga terdiri dari satu dokter, satu perawat, satu tenaga ambulans, dan satu sopir, dengan armada ambulans dari fasilitas kesehatan yang bertugas piket.
Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Okto Heru Santosa menjelaskan penempatan personel medis di lapangan mempertimbangkan lokasi yang padat aktivitas wisatawan.
"Komposisi tim terdiri atas satu dokter, satu perawat, satu tenaga untuk ambulans dan satu driver, ambulans dari faskes yang menjalankan piket," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KTT BRICS ke-18 di India mempertemukan 11 negara anggota di tengah konflik AS-Iran dan Rusia-Ukraina yang berdampak pada ekonomi global.
Kemenbud menargetkan pembangunan Museum Syekh Yusuf Al-Makassari di Cape Town, Afrika Selatan, dimulai 2027 dengan anggaran Rp62 miliar.
Daftar 5 merek pakan premium kucing, dari Royal Canin, Purina Pro Plan, Hill's Science Diet, Orijen hingga Evocat.
Es tape Rubingin di Buk Begal Panjatan, Kulonprogo, telah berjualan sejak 1975 dan kini mampu menjual sekitar 400 gelas sehari.
Kualitas udara Jakarta masuk tiga terburuk di dunia dengan AQI 158 pada Minggu pagi. Walhi menilai polusi terjadi akibat kegagalan struktural.
Aktor China Cheng Lei menyebut setiap karakter memiliki tantangan berbeda, dari adegan kungfu hingga pendalaman emosi dalam kisah romantis.