PHRI DIY Bidik Wisata Religi untuk Dongkrak Okupansi Hotel Agustus
PHRI DIY menargetkan okupansi hotel 70% pada Agustus 2026 dengan menggenjot promosi wisata religi dan pasar korporasi di Jogja.
Ilustrasi budaya li terasi membaca buku - ist/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bantul menargetkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat [IPLM] masyarakat Bantul meningkat. Dispusip Bantul berupaya menghadirkan buku bacaan secara daring dan offline untuk mencapai peningkatan tersebut.
Kepala Dispusip Bantul, Sukrisna Dwi Susanta menuturkan IPLM Bantul tahun 2024 mencapai 82,60. Angka tersebut ditargetkan naik tahun ini.
"Itu sudah sesuai dengan target," katanya, Kamis (27/3/2025).
Dia mengaku tantangan yang dihadapi untuk meningkatkan TGM tersebut antara lain perkembangan teknologi yang pesat. Menurutnya, perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan tingkat literasi masyarakat yang tinggi pula. Sehingga, kemajuan zaman dapat memberi manfaat untuk masyarakat.
Sukrisna menyebut selama ini Dispusip Bantul berupaya meningkatkan literasi masyarakat dengan menambah variasi buku bacaan yang ada di Perpusda Bantul. Sukrisna mengaku tambahan buku bacaan di Dispusip Bantul berupaya disesuaikan dengan perkembangan zaman untuk menarik minat masyarakat terutama generasi muda.
Dia mengaku tahun 2024, bersamaan dengan mulai dibangunnya Perpusda Bantul, pihaknya mendapatkan bantuan ribuan buku dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Sementara tahun ini, Dispusip Bantul tidak mendapatkan bantuan buku dari sana. Dia menilai tambahan buku tersebut menambah variasi buku yang ada di Perpusda Bantul.
BACA JUGA: Masih Kekurangan LPJU, Bantul Lakukan Pengadaan 900 Titik di 2025
Selain itu, Dispusip Bantul juga menghadirkan buku bacaan yang dapat diakses masyarakat secara daring.
Sukrisna mengaku keberadaan Perpusda Bantul dengan gedung baru tersebut pun telah menarik minat masyarakat. Gedung Dispusip Bantul yang menghadirkan buku bacaan, ruang baca, dan ruang bermain dinilai mampu menarik kunjungan dari berbagai usia. Setiap hari berkunjung di sana, mulai dari balita, remaja, dewasa hingga lansia.
Dia mengaku kunjungan dari berbagai rentang usia tersebut pun diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat.
"Tingkah kunjungan berpengaruh pada IPLM," katanya.
Dispusip Bantul berharap dengan TGM yang meningkat, maka kualitas hidup masyarakat dapat meningkat pula.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : -
PHRI DIY menargetkan okupansi hotel 70% pada Agustus 2026 dengan menggenjot promosi wisata religi dan pasar korporasi di Jogja.
Shakira menyampaikan dukungan untuk korban gempa M 7,4 di Kolombia yang menewaskan lebih dari 111 orang dan merusak sejumlah kota.
Kegiatan bertajuk Penerapan Teknologi Inkubator Telur Ayam Otomatis untuk Pemberdayaan Karang Taruna Desa Tegalrejo tersebut menyasar anggota Karang Taruna
Time Out rilis 20 kota terbaik untuk Gen Z 2026. Tokyo juara, disusul Porto dan Melbourne. Simak kriteria dan daftar lengkapnya di sini.
Bank Indonesia membuka rekrutmen PCPM Angkatan 41 tahun 2026. Simak 21 jurusan yang dibutuhkan, syarat, jadwal, dan cara pendaftarannya.
Pemkab Temanggung mengalokasikan Rp481 juta untuk mendukung Pilkades 2026 di 14 desa. Dana digunakan untuk kebutuhan penyelenggaraan pemilihan.