Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Aktivitas kunjungan wisata di Pantai Ngandong, Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul. Foto diambil 28 Juli 2024. Harian Jogja/David Kurniawan\r\n\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul mencatat hingga Jumat (4/4/2025) pagi sudah ada kunjungan wisata sebanyak 74.000 orang di destinasi wisata di Bumi Handayani. Sama dengan penyelenggaraan musim liburan di periode sebelumnya, pengunjung ke kawasan Pantai masih mendominasi.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Supriyanta mengatakan, pihaknya masih optimistis dapat memenuhi target kunjungan wisata sebanyak 130.000 orang. Hal ini tak lepas dari capaian kunjungan hingga Jumat pagi yang sudah mencapai 74.000 pengunjung.
BACA JUGA: 50.000 Wisatawan Kunjungi Objek Wisata di Gunungkidul
“Untuk hari ini belum terhitung semua. Jadi, masih ada waktu tiga hari untuk mencapai kunjungan wisata di libur Lebaran tahun ini dan kami optimistis bisa memenuhi target tersebut,” kata Supriyanta, Jumat (4/4/2025).
Menurut dia, sudah ada beberapa upaya untuk mewujudkan kunjungan wisata yang aman nyaman dan lancar. Salah satunya telah membuat imbauan tentang tata cara pelaksanaan libur Lebaran bagi pelaku wisata.
“Kami koordinasi dengan Polres Gunungkidul dan dinas perhubungan untuk memastikan jalur wisata dapat lancar tanpa adanya penumpukan kendaraa. Yang jelas, untuk kunjungan paling banyak masih ke kawasan pantai,” katanya.
Dia menjelaskan, didalam edaran ada beberapa poin yang harus diberhatikan oleh pelaku wisata agar semuanya dapat berjalan lancar. Pertama, lokasi tempat wisata atau berjualan harus dipastikan kebersihan, kesehatan, keindahan dan kenyamanannya.
Selanjutnya, para pedagang diminta menunjukan daftar menu yang dilengkapi dengan harga. Hal ini juga berlaku bagi layanan jasa parkir di lokasi wisata.
“Tidak boleh mematok tarif dengan sembarangan. Kami juga mengimbau kepada pengunjung untuk memilih transaksi secara non tunai demi percepatan dan keamanan dalam pelayanan,” kata Supri.
Terpisah, Koordiantor Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono mengatakan, secara kasat mata ada peningkatan kunjungan wisata selama libur Lebaran. Pihaknya sudah melakukan antisipasi adanya kenaikan kunjungan dengan menyiagakan seluruh personel untuk berjaga-jaga dan mengawasi pengujung saat beraktivitas di kawasan Pantai.
“Total ada 64 personel dan seluruhnya kami terjunkan untuk pengawasan dan pengamanan di kawasan Pantai,” katanya.
Pihaknya juga telah memasang papan-papan peringatan di sejumah titik untuk memastikan pengunjung tidak bermain di area yang berbahaya. Selain itu, upaya pengawasan tidak hanya dilakukan melalui posko, tapi ada personel yang diterjunkan untuk berbaur dengan wisatawan saat bermain air.
“Kalau nekat bermain di area berbahaya bisa langsung diingatkan dengan mendatangi pengunjung bersangkutan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.
Pemerintah menyetujui sanksi pidana bagi pemilik kendaraan ODOL. RUU LLAJ juga mengatur korporasi dan pemilik barang sebagai subjek pidana.
Esteban Ocon memutuskan meninggalkan Haas pada akhir musim F1 2026 setelah menjalani 39 balapan bersama tim tersebut
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.