Motor Curian Dijual Rp2,3 Juta, Warga Karangmojo Ditangkap Polisi
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Sejumlah wisatawan bermain kano di kawasan Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, belum lama ini. - Harian Jogja/David Kurniawan\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Lonjakan kunjungan wisata saat Lebaran membawa dampak besar bagi PAD Gunungkidul yang hampir menyentuh Rp2 miliar.
Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul mencatat hingga Senin (23/3/2026) petang, total wisatawan yang datang mencapai 157.843 orang dengan dominasi kunjungan ke destinasi pantai.
Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, mengatakan tren ini menunjukkan sektor pariwisata di Bumi Handayani terus mengalami peningkatan.
“Mayoritas dengan tujuan pantai,” kata Eko, Selasa (24/3/2026).
Puncak kunjungan terjadi pada Senin dengan jumlah wisatawan mencapai 68.233 orang dalam sehari, jauh lebih tinggi dibanding hari sebelumnya.
Adapun rincian kunjungan harian meliputi Jumat sebanyak 11.926 orang, Sabtu 25.029 orang, dan Minggu 52.655 orang.
“Masih bisa bertambah karena untuk hari ini [Selasa] belum masuk perhitungan,” kata mantan Kepala UPT Taman Budaya ini.
Lonjakan jumlah wisatawan tersebut berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi wisata. Hingga Senin, pendapatan tercatat mencapai Rp1.994.658.400 atau hampir menembus Rp2 miliar.
Eko mengakui, capaian ini melampaui periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai sekitar Rp1,7 miliar.
“Laju pariwisata Gunungkidul terus membaik sehingga PAD yang diperoleh juga terus meningkat,” katanya.
Terkait keamanan dan kenyamanan wisata, hingga saat ini belum ada laporan insiden yang mengganggu aktivitas pariwisata. Pemantauan di media sosial juga tidak menunjukkan adanya isu negatif terkait destinasi wisata di Gunungkidul.
“Mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dispar Gunungkidul, Nanang Putranto, menambahkan bahwa target kunjungan wisata selama libur Lebaran sebenarnya telah terlampaui.
Sebelumnya, target hanya dipatok sebanyak 93.191 wisatawan dengan estimasi PAD Rp1,7 miliar, namun realisasinya jauh melebihi angka tersebut.
Menurutnya, cuaca yang relatif baik menjadi salah satu faktor utama meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Gunungkidul.
“Kami bersyukur wisata dapat berjalan dengan baik dan didukung dengan cuaca bagus sehingga pengunjung yang datang lebih optimal,” katanya.
Dengan tren kunjungan yang masih berpotensi bertambah, sektor pariwisata Gunungkidul diproyeksikan terus memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah selama periode libur Lebaran berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.