Lahan Sempit, Muncul Gagasan Pemakaman Alternatif Manusia Jadi Kompos
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Ilustrasi satai klathak./Instagram @sateklathakpakpong3
Harianjogja.com, JOGJA—Pada libur Idulfitri 2025 ini, sektor kuliner di DIY masih mendapat ruang bagi para wisatawan. Peneliti Pusat Studi Pariwisata (Puspar) UGM, Destha Titi Raharjana, mengatakan wisatawan banyak menjajal kuliner yang viral di media sosial.
Beberapa contoh makanan viral termasuk gudeg, mie lethek, hingga Sate Ratu. Bagi wisatawan yang sudah melihat konten kuliner sebelum liburan, mereka akan mencicipi saat sudah berada di DIY.
BACA JUGA: Libur Lebaran 2025, Pengajuan KK di Sleman Jadi Layanan Paling Banyak Diakses
"Hal ini juga berlaku dengan berbagai jenis oleh-oleh khas Jogja yang banyak diserbu wisatawan pemudik selama di Jogja. Lebaran kali ini memang diharapkan mampu berdampak signifikan bagi omzet para pedagang, khususnya kelompok UMKM," kata Destha, Sabtu (5/3/2025).
Puspar UGM menyatakan sejak H+2 Idulfitri, pergerakan wisatawan sudah mulai membaik. Kondisi ini diprediksi berlanjut hingga selesainya masa cuti bersama. Dalam pantauannya, Puspar UGM menyatakan warung hingga jalanan ramai dengan wisatawan. Akomodasi serta okupansi juga meningkat.
"Di samping itu, wisatawan yang di Jogja, selama berwisata, mereka pasti menjelajah sentra kuliner yang mereka dapatkan lewat media sosial selama ini," katanya.
Destha menilai libur Idulfitri 2025 di DIY belum memperlihatkan pola baru pada wisatawan. Pola wisatawan masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Wisatawan umumnya memulai dengan berlibur ke destinasi alam, seperti di Bantul dan Gunungkidul.
BACA JUGA: Dispar Bantul Klaim Raih PAD Rp1,6 miliar Selama Libur Lebaran 2025
Setelah puas dengan wisata alam, wisatawan akan bergerak ke arah Kota Jogja. Magnet Kota Jogja masih berada di sekitar Malioboro. "Tidak dapat dipungkiri jalanan menuju ke pusat kota, selama libur lebaran pasti macet. Lain dari itu, trend yang banyak dicari wisatawan, di antaranya pusat-pusat kuliner 'baru', yang tengah viral di Jogja," kata Destha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Apple resmi menghadirkan iPhone 17e di Indonesia dengan MagSafe, chip A19, dan Action Button. Harga mulai Rp13,4 juta.
Netflix digugat Texas karena dituding membuat fitur adiktif untuk anak dan mengumpulkan data pengguna tanpa izin yang jelas.
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.