Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sejumlah sukarelawan saat mengevakuasi pohon tumbang dampak hujan deras dan angin kencang di Sleman. - ist/BPBD DIY
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY kembali memperpanjang penerapan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi hingga 8 Mei 2025 mendatang. Hal ini untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrim yang masih bisa terjadi sebulan kedepan.
Kepala Pelaksana BPBD DIY, Noviar Rahmad, menjelaskan April ini wilayah DIY sudah masuk pancaroba, namun potensi cuaca ekstrim masih ada. "Bulan ini memang sudah masuk pancaroba menuju ke musim kemarau, tapi untuk antisipasi kami ajukan perpanjangan," ujarnya, Selasa (8/4/2025).
BACA JUGA: Status Darurat Bencana Hidrometeorologi di DIY Diperpanjang hingga 8 Mei 2025
Perpanjangan status Siaga Darurat tersebut berlaku selama sebulan, yakni pada 8 April hingga 8 Mei 2025. Adapun sebulan sebelumnya BPBD DIY juga sudah memperpanjang status Siaga Darurat hingga 8 April 2025. "8 April selesai, kami ajukan perpanjangan sampai 8 Mei," ungkapnya.
Perpanjangan ini mengacu pada data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY yang menyatakan masih adanya potensi cuaca ekstrim hingga pertengahan April. "Potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem untuk beberapa hari kedepan masih ada," katanya.
Meski demikian, intensitas hujan lebat bulan ini tidak sebesar bulan sebelumnya yang hingga menimbulkan bencana banjir di sejumlah titik. "Bulan Mei itu perkiraannya sudah memasuki musim kemarau," paparnya.
Bencana hidrometeorologi cukup besar terjadi pada 28 Maret lalu, dimana sejumlah wilayah mengalami banjir dan longsor. "Kabupaten Bantul ada sekitar 10 Kapanewon terdampak banjir, diantaranya jugaa terjadi tanah longsor," ungkapnya.
Di Gunungkidul, terdapat delapan kapanewon yang juga terjadi banjir dan beberapa kejadian tanah longsor. Di Kulon Progo ada lima kapanewon yang terdampak banjir dan belasan titik terjadi tanah longsor. "Di Kota Jogja dan Sleman juga terdapat tanah longsor, namun tidak sebanyak daerah lain," kata dia.
BACA JUGA: Pemkab Gunungkidul Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Sebulan
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono, membenarkan masih adanya potensi cuaca ekstrim dalam beberapa waktu kedepan. "Update pada 8 April, potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Sleman bagian utara," katanya.
Lalu pada 9 April potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Sleman bagian utara, Gunungkidul bagian utara dan Kulonprogo bagian utara. Pada 10 April potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Sleman bagian utara, Gunungkidul bagian utara-tengah dan Kulonprogo bagian utara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Bangladesh, Yordania, Suriah, Kirgistan, Lebanon, hingga Sri Lanka disebut sebagai kandidat pengganti di Grup A ber
Google Meet meluncurkan fitur AI Gemini yang mampu merekam, menyalin, dan merangkum rapat tatap muka secara otomatis. Hasilnya tersimpan di Google Docs dan diki
Telur kaya protein dan nutrisi, tetapi konsumsi berlebihan dapat meningkatkan asupan kolesterol, kalori, hingga risiko gangguan kesehatan tertentu. Simak penjel
Pasar murah HUT RI ke-81 digelar di Stadion Handayani Gunungkidul dengan 6 ton bahan pokok dan harga di bawah pasaran.
The Script dipastikan kembali menggelar konser di Indonesia Arena Jakarta pada 3 April 2027. Tiket presale mulai Rp650.000 dan dijual mulai 21 Agustus 2026.