Video Viral Olok-olok Korban MBG, Pegawai SPPG Muntuk Ditegur BGN
BGN DIY menegur pegawai SPPG Muntuk, Dlingo, Bantul, terkait video viral yang diduga mengolok-olok korban keracunan MBG di Karo.
Tidak ada foto
Harianjogja.com, BANTUL — RSUD Panembahan Senopati tengah melakukan transformasi menuju penerapan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), seiring dengan regulasi terbaru yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 59/2024. Direktur RSUD Panembahan Senopati, dr. Atthobari menyampaikan, pihaknya tengah mempersiapkan seluruh standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan, menjelang implementasi nasional pada 1 Juli 2025.
"Kami sekarang sedang dalam proses penyesuaian. Semua rumah sakit di Indonesia nantinya akan menerapkan sistem KRIS, menggantikan sistem kelas 1, 2, dan 3 dalam BPJS Kesehatan, " jelas dr. Atthobari, Rabu (9/4/2025).
Dalam skema KRIS, seluruh kamar rawat inap akan disamaratakan berdasarkan sejumlah kriteria yang telah ditentukan, termasuk jumlah maksimal empat tempat tidur per ruang, fasilitas AC, pencahayaan standar, kamar mandi dalam, dan penyekat berupa gorden antar tempat tidur. Dengan demikian, standar pelayanan diharapkan lebih merata dan adil bagi seluruh pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Saat ini, RSUD Panembahan Senopati telah menyelesaikan renovasi dua bangsal yang telah sesuai standar KRIS, mencakup sekitar 45 tempat tidur. "Kami sedang menyiapkan dua bangsal lagi, agar pada 1 Juli nanti semua unit rawat inap kami sudah terstandar," imbuhnya.
Secara keseluruhan, rumah sakit milik Pemkab Bantul ini memiliki kapasitas 290 tempat tidur. Sementara untuk ruang VIP, dr. Atthobari menyebut bahwa fasilitas tersebut tetap dipertahankan dan tidak terdampak oleh kebijakan KRIS. "Yang dihapus itu sistem kelas 1, 2, dan 3. VIP masih ada dan tetap beroperasi seperti biasa," ujarnya.
Ia juga menjelaskan, beberapa ruang yang sebelumnya berisi enam tempat tidur dengan kamar mandi di luar, kini telah dirombak dan ditata ulang agar sesuai standar baru. “Kami tidak menambah tempat tidur, tetapi menstandarkan fasilitas yang sudah ada,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Tri Widiyantara menyatakan, penerapan KRIS sebenarnya bukan wacana baru. "Sudah direncanakan sejak lama. Namun, setelah Perpres keluar, koordinasi langsung dilakukan dengan seluruh rumah sakit untuk mulai menyesuaikan," ucapnya.
Menurut Agus, tantangan terbesar adalah pada pembiayaan dan teknis perombakan ruangan. “Bayangkan, dari satu ruangan berisi delapan tempat tidur harus diubah jadi empat. Butuh anggaran, tenaga, dan waktu,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN DIY menegur pegawai SPPG Muntuk, Dlingo, Bantul, terkait video viral yang diduga mengolok-olok korban keracunan MBG di Karo.
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.
Kemenhub mencatat 409 penerbangan terdampak karhutla di Kalimantan pada 14-20 September 2026, naik dari 159 penerbangan
Aldo korban KM Virgo sempat keluar kapal sebelum kembali mengambil tas dan menunggu temannya. Jenazahnya ditemukan setelah 10 hari pencarian.
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
TNI AU melakukan uji coba terjun payung dari Airbus A400M dalam latihan bersama Angkatan Udara Prancis pada Misi Pegase 2026 di Halim.