Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Bencana - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai terjadinya cuaca ekstrem yang bakal terjadi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga 14 April 2025 mendatang.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono mengatakan saat ini terpantau adanya “siklonik” di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera yang mengakibatkan terbentuknya wilayah “konvergensi” (daerah pertemuan/perlambatan massa udara) di sepanjang Pulau Jawa.
“Kondisi ini berpotensi menambah massa udara dan dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah Jawa khususnya di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta,” kata dia.
Warjono menjelaskan pada periode 10-14 April 2025 potensi kelembaban udara di lapisan 1.5 – 3.5 km berkisar antara 70% – 97% yang dapat menambah potensi pertumbuhan awan hujan.
“Waspada potensi cuaca ekstrem dan dapat menimbulkan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang dan pohon tumbang,” ujarnya.
Adapun daerah yang berpotensi terdampak selama cuaca ekstrem ini antara lain di di semua wilayah kota Jogja, di Sleman waspada daerah longsor sekitar daerah lereng Merapi antara lain Kepanewon Turi, Pakem, Cangkringan dan Prambanan.
BACA JUGA: Viral Kasus Pendakian Ilegal di Gunung Merapi, TNGM Bakal Proses Hukum Pelaku
Kemudian di Kulonprogo waspada daerah rawan longsor di sekitar wilayah Kapanewon Girimulyo, Samigaluh, Kalibawang, Nanggulan dan Kokap.
Di Kabupaten Gunungkidul waspada daerah rawan banjir dan longsor di sekitar wilayah Kepanewon Semanu, Wonosari, Playen, Paliyan, Patuk, Gedangsari, Ngawen dan Semin
Sementara di Kabupaten Bantu waspada daerah rawan banjir di sekitar wilayah Kepanewon Sedayu, Kasihan, Sewon, Banguntapan, Piyungan, Imogiri dan Dlingo.
BMKG juga mengeluarkan rekomendasi untuk mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air, terutama di wilayah rawan.
“Dimasa peringatan dini cuaca ekstrem daerah yang berpotensi rawan longsor, Dilarang untuk melewati jalur rawan longsor,” kata Warjono.
Bagi penduduk di daerah berpotensi rawan longsor untuk tidak mendiami / tinggal di rumah atau dapat melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman selama periode peringatan dini yaitu tanggal 10 - 14 April 2025.
Kemudian membersihkan saluran air dan lingkungan sekitar untuk mengurangi risiko banjir, menghindari aktivitas di wilayah rawan bencana serta mempersiapkan perlengkapan darurat termasuk tas siaga bencana, menjauh / menghindari lokasi rawan longsor saat mendung mulai gelap atau mulai hujan rintik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
KPAI menerima 426 kasus anak sepanjang Januari-April 2026 dengan dominasi kekerasan fisik, psikis, dan kejahatan seksual.