5 Calon Manajer KDMP Meninggal saat Ikuti Latihan Militer
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.
Foto ilustrasi sumpah profesi. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Gregorius Budi Yulianto mengingatkan tantangan penggunaan artificial intelligence (AI) kepada para arsitek muda dalam sumpah profesi pada Program Studi Profesi Arsitek (PPAr) UII Angkatan ke-15 tahun akademik 2024/2025, Sabtu (19/4/2025).
Digitalisasi menjadi era yang tidak terelakkan masuk di hampir semua profesi akibat dari perkembangan teknologi yang ekstra cepat. Oleh karena itu tidak salah ketika mengingatkan kembali terkait profesi arsitek berkaitan dengan AI.
"Kita tidak bisa menghindari itu [AI] bagian dari praktik profesi. Tugas anda [arsitek muda] agar bisa memulai memasukkan AI tersebut ke praktik profesi dengan tanpa melanggar etika," katanya.
BACA JUGA: Teras Malioboro: Arsitektur Ketandan Dipuji, Beskalan Kurang Papan Nama
Ia meyakini para lulusan PPAr tersebut telah dibekali berbagai kemampuan teknologi dan penerapannya termasuk pertimbangan etika. AI ini menjadi bagian dari tantangan baru selain arsitektur berkelanjutan.
"Tentu sudah ada bekal dari PPAr akan sangat membantu bagaimana simulasi yang dibutuhkan, tidak hanya arsitektur berkelanjutan tetapi juga simulasi gedung. Jadi jangan berhenti untuk memahami etika. Harus bisa memanfaatkan AI untuk tujuan baik, harus terus melakukan literasi tidak berhenti, karena teknologi setiap tahun ada yang baru," ucapnya.
Ketua Program Studi Profesi Arsitek UII Yulianto Purwono Prihatmaji menyampaikan dari 30 lulusan, sebanyak 27 mahasiswa meraih predikat Cumlaude, menunjukkan pencapaian akademik luar biasa yang menjadi cerminan mutu pendidikan di PPAr UII. Selain keberhasilan akademik, para mahasiswa juga menunjukkan keunggulan dalam praktik profesional.
Selama satu tahun, mereka menempuh kurikulum berbasis praktik nyata mulai dari proyek perancangan arsitektur multidisiplin bersama tenaga ahli, advokasi desain berbasis komunitas, hingga praktek pembelajaran studio.
"Selain itu, para mahasiswa menghasilkan buku ber-ISBN berjudul Perancangan Partisipatif Arsitektur Pesantren, Hak Kekayaan Intelektual yang berjudul Permukiman Wedikengser Bantaran Sungai Winongo dan berjudul PETA BUMI: Penataan Tanah Indung Bumijo untuk matakuliah Advokasi Desain," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.
Korban gempa Venezuela capai 1.430 jiwa, lebih dari 300 gempa susulan terjadi, ribuan warga luka dan kehilangan tempat tinggal.
Gunung Semeru erupsi 4 kali, kolom abu capai 1.000 meter. Status siaga, warga diminta jauhi zona bahaya.
Bareskrim Polri gagalkan penyelundupan 325 kg sabu jaringan Thailand-Aceh, dua tersangka ditangkap, nilai barang Rp585 miliar.
Batu ginjal sering tanpa gejala. Simak penyebab, tanda, dan cara pencegahannya menurut dokter urologi.
Latsarmil KDMP telan 5 korban jiwa. Akademisi UGM minta evaluasi total karena dinilai tak relevan dengan tugas manajer koperasi.