29.830 Calon Manajer KDKMP Masih Tunggu Penempatan, Ini Kata Wamenkop
Penempatan manajer KDKMP belum dimulai. Sebanyak 29.830 calon manajer telah mengikuti seleksi dan pelatihan.
Foto ilustrasi sumpah profesi. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Gregorius Budi Yulianto mengingatkan tantangan penggunaan artificial intelligence (AI) kepada para arsitek muda dalam sumpah profesi pada Program Studi Profesi Arsitek (PPAr) UII Angkatan ke-15 tahun akademik 2024/2025, Sabtu (19/4/2025).
Digitalisasi menjadi era yang tidak terelakkan masuk di hampir semua profesi akibat dari perkembangan teknologi yang ekstra cepat. Oleh karena itu tidak salah ketika mengingatkan kembali terkait profesi arsitek berkaitan dengan AI.
"Kita tidak bisa menghindari itu [AI] bagian dari praktik profesi. Tugas anda [arsitek muda] agar bisa memulai memasukkan AI tersebut ke praktik profesi dengan tanpa melanggar etika," katanya.
BACA JUGA: Teras Malioboro: Arsitektur Ketandan Dipuji, Beskalan Kurang Papan Nama
Ia meyakini para lulusan PPAr tersebut telah dibekali berbagai kemampuan teknologi dan penerapannya termasuk pertimbangan etika. AI ini menjadi bagian dari tantangan baru selain arsitektur berkelanjutan.
"Tentu sudah ada bekal dari PPAr akan sangat membantu bagaimana simulasi yang dibutuhkan, tidak hanya arsitektur berkelanjutan tetapi juga simulasi gedung. Jadi jangan berhenti untuk memahami etika. Harus bisa memanfaatkan AI untuk tujuan baik, harus terus melakukan literasi tidak berhenti, karena teknologi setiap tahun ada yang baru," ucapnya.
Ketua Program Studi Profesi Arsitek UII Yulianto Purwono Prihatmaji menyampaikan dari 30 lulusan, sebanyak 27 mahasiswa meraih predikat Cumlaude, menunjukkan pencapaian akademik luar biasa yang menjadi cerminan mutu pendidikan di PPAr UII. Selain keberhasilan akademik, para mahasiswa juga menunjukkan keunggulan dalam praktik profesional.
Selama satu tahun, mereka menempuh kurikulum berbasis praktik nyata mulai dari proyek perancangan arsitektur multidisiplin bersama tenaga ahli, advokasi desain berbasis komunitas, hingga praktek pembelajaran studio.
"Selain itu, para mahasiswa menghasilkan buku ber-ISBN berjudul Perancangan Partisipatif Arsitektur Pesantren, Hak Kekayaan Intelektual yang berjudul Permukiman Wedikengser Bantaran Sungai Winongo dan berjudul PETA BUMI: Penataan Tanah Indung Bumijo untuk matakuliah Advokasi Desain," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penempatan manajer KDKMP belum dimulai. Sebanyak 29.830 calon manajer telah mengikuti seleksi dan pelatihan.
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Makam mertua Djaduk Ferianto di Kuncen Lama dirusak. Ahli waris menyoroti biaya perawatan, Pemkot Jogja berencana menata pengelolaannya.
Gelombang pasang menerjang Pantai Pandansimo, Bantul, membuat tiga rumah rusak berat. Warga diminta waspada gelombang tinggi.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan jalan tol harus membuka akses ke pusat ekonomi untuk mendorong investasi dan pertumbuhan.
Pemkab Gunungkidul merehabilitasi tiga pasar tradisional pada 2026. Perbaikan Pasar Wotgaleh, Karangijo, dan Ngrancah terkendala anggaran.